gerbang baru nusantara

Musisi Jalanan Minta RUU Permusikan Dibatalkan

Musisi Jalanan Minta RUU Permusikan Dibatalkan

Mukriel
Rabu, 20 Februari 2019
Bagikan img img img img

Musisi Jalanan Minta RUU Permusikan Dibatalkan

Sekelompok  musisi jalanan di Surabaya yang tergabung dalam anak musik jalanan Jawa Timur mengadu kepada DPRD Jawa Timur, mereka meminta dan mendesak supaya wakil rakyat Jawa Timur ikut menolak atau membatalkan  pengesahan RUU tentang Permusikan karena ada diskriminasi terhadap musisi jalanan.

“Kami berharap, DPRD Jatim mau memperjuangkan aspirasi musisi jalanan Jatim untuk menolak RUU Permusikan yang dinilai diskriminatif dan merugikan musisi jalanan,” ujar salah seorang orator aksi, Rudi di depan Kantor DPRD Jatim Jalan Indrapura Surabaya, Selasa (19/2).

Aksi para seniman ini untuk menolak RUU Permusikan yang saat ini sedang digodok oleh Pemerintah dan DPR RI.

“Kita minta agar RUU itu dikaji dulu seelum disahkan, karena banyak persoalan yang merugikan para pegiat seni dengan mempersempit ruang gerak para musisi dan seniman untuk berkarya,” tegas Rudi.

Para pengunjuk rasa ini juga menyinggung soal perda larangan mengamen di Surabaya. Menurutnya mengamen itu tidak selamanya buruk.

Dalam aksinya musisi Jalanan tersebut, langsung ditemui oleh Ketua Komisi E DPRD Jatim, Hartoyo dan Anggota Komisi E lainnya, Agatha Retnosari di halaman DPRD Jatim.

Ketua Komisi E DPRD Jatim, Hartoyo akhirnya berjanji akan menfasilitasi aspirasi dari musisi jalanan Jatim. “Karena RUU ini kewenangan pusat maka kami akan berkoordinasi dengan DPR RI khususnya Komisi X yang membidangi tentang permusikan untuk meninjau kembali draft RUU tentang permusikan yang dinilai bertentangan dengan Pasal 28 UUD 1945 pasal 28,” kata politisi asal Partai Demokrat.

Lebih jauh, Hartoyo dari Dapil Surabaya ini menjelaskan bahwa protes yang dilakukan musisi jalanan sudah tepat. Sebab tupoksi Komisi bidang kesejahteraan rakyat (Kesra) selain menangani persoalan pendidikan dan kesehatan juga menyangkut masalah kebudayaan dan seni.

“Kami selaku wakil rakyat akan mengawal dan memberikan ruang kepada para musisi jalanan yang menginginkan bahwa mereka juga ingin diwadahi dan diakui sebagai musisi,” pungkas politisi asli Surabaya

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu