gerbang baru nusantara

Dukung Pengembangan Pelayaran Pesisir Selatan

Dukung Pengembangan Pelayaran Pesisir Selatan

Fadly
Senin, 25 Februari 2019
Bagikan img img img img

Dukung Pengembangan Pelayaran Pesisir Selatan

Komisi D DPRD Jatim mendukung rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim yang diwacanakan oleh Gubernur Khofifah – Wagub Emil untuk mengembangkan pelayaran pesisir selatan dalam memperkuat kemaritiman.

“Selama ini kawasan di wilayah selatan minim perhatian, sehingga langkah pemprov ini kami apresiasi jika ini terlaksana dengan baik dan lancar,” ujar Anggota Komisi D DPRD Jatim, Atika Banowati ditemui di DPRD Jatim, Senin (25/2).

Dikatakannya, dengan adanya penguatan kemaritiman dengan pengembangan pelayaran pesisir selatan diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat di sana.”Kami (DPRD) Jatim akan siap membantu back up penuh hal ini harus terealisasi mengingat perkembangan perekonomian di pesisir selatan selama ini kurang bisa terangkat dengan baik, ” ujarnya.

Dampak dari penguatan tersebut, kata Atika juga harus ada peningkatan dan perbaikan infrastruktur nantinya di kawasan yang akan dikembangkan tersebut. ”Dan tentunya juga menghidupkan lapangan kerja bagi tenaga kerja lokal. Pokoknya semua pastinya ada saling sinergitasnya,” tegas Atika politisi asal Fraksi Golkar ini.

Senada Anggota Komisi D DPRD Jatim lainnya, Achmad Heri juga mendukung langkah gubernur Khofifah - Wagub Emil Elestianto Dardak dalam mengembangkan wilayah selatan tersebut. Tapi sebelum dilakukan pengembangan pelayaran pesisir selatan perlu dilakukan perbaikan fasiltas pendukung seperti infrastruktur jalannya.

"Kami minta pembangunan JLS atau pansela juga perlu dilanjutkan pembangunannya, sehingga ekonomi di wilayah selatan bisa berkembang dan merata," ujar Achmad Heri politisi asal fraksi Nasdem ini.

Seperti diketahui Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan mengembangkan pelayaran di pesisir selatan guna memperkuat kemaritiman. Salah satunya dengan membangun konektivitas tol laut dengan mendirikan pelabuhan perintis di wilayah Trenggalek, Pacitan, Tulungagung, Blitar, Malang, hingga Banyuwangi.

“Ini menjadi langkah awal guna mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” kata Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Seminar Nasional Kemaritiman bertema "Pengembangan Sains dan Teknologi Kemaritiman untuk Pembangunan Berkelanjutan" di Gedung Pusat Riset ITS Surabaya, belum lama ini.

 “Kita harus jadi penggerak untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim, hal itu hanya bisa dilakukan jika kita sudah memperkuat kawasan pesisir selatan,” tegasnya melalui siaran pers Humas Setdaprov Jatim.

Ditambahkannya, saat menjadi Bupati Trenggalek, dirinya telah menjalin sinergi lintas daerah dengan sejumlah kepala daerah lainnya di DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Sinergitas tersebut dilakukan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kerjasama perdagangan antar wilayah di selatan Jawa atau domestic south-south connectivity.Hasilnya, pada Mei 2018 telah diawali pengiriman 1.000 ton semen melalui kapal perintis dari Pelabuhan Cilacap ke Pelabuhan Banyuwangi. Kemudian, diakhir 2018, kapasitas pengirimannya meningkat 3 kali lipat, yakni lebih dari 3.000 ton dari rute yang sama.“Ini merupakan sejarah baru antara selatan dengan selatan, bahwa kita bisa melakukan trade, inilah orientasi pembangunan kemaritiman kita.” katanya.*

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu