Komisi E Prihatin Jumpai Guru Paud Tak Bayaran
Komisi E Prihatin Jumpai Guru Paud Tak Bayaran
Komisi E Prihatin Jumpai Guru Paud Tak Bayaran
Wakil rakyat Jatim saat terjun ke daerah dalam rangkah menyerap aspirasi masyarakat khususnya di wilayah Trowulan Kabupaten Mojokerto terkejut ketika para guru Paud yang mengajar di daerah tersebut tidak menerima bayaran.
Hery Sugihono Tugas Utomo, SH, MH Anggota DPRD Jatim merasa prihatin ketika melakukan tugas kedewanan dalam rangkah menyerap aspirasi masyarakat. Menurut mengakuan warga di sana para guru PAUD tidak menerima gaji sepeserpun, sehingga pada saat reses para guru Paud sambatan kepada wakil rakyat tersebut.
"Sebagai wakil rakyat akan saya perjuangkan para nasib guru di tingkat PAUD supaya mereka mendapat bayaran meskipun tidak banyak dan yang penting tenaga para pengajar kita hargai ," terang Hery.
Selanjutnya terkait kesehatan ,para kader Posyandu juga butuh sentuhan dari pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Provinsi.
Banyak saat ini, masih terang Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim yang menangani tentang kesehatan mengatakan, dirinya juga melihat para kader penggerak ibu-ibu PKK yang ada di pos pos yang melayani kesehatan anak maupun para lansia juga perlu suntikan dan bayaran.
"Bila para penggerak kader PKK yang mau menggalakan dalam melakukan pencegahan penyakit itu sangat mulia dan ini perlu kita perhatikan, " ucap politisi asal Partai Golkar Jatim ini.
"Berdasarkan temuan saat reses, saya berjanji akan memperjuangkan para nasib guru Madin dan para kader penggerak Posyandu, " imbuhnya.










