Jatim Optimalkan Pontensi Sumber Daya Energi Daerah
Jatim Optimalkan Pontensi Sumber Daya Energi Daerah
Jatim Optimalkan Pontensi Sumber Daya Energi Daerah
Potensi sumber daya energi daerah menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD Jawa Timur. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan energi dari tahun ke tahun yang semakin besar.
Wakil Ketua DPRD Jatim Tjutjuk Sunario mengatakan, banyak potensi sumber energi yang belum termanfaatkan secara maksimal di Jawa Timur. “Potensi itu ada, harusnya dimaksimalkan untuk kepentingan kesejahteraan rakyat,” tandas Tjutjuk Sunario.
Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, dengan meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan untuk wilayah setempat atau terpencil akan berdampak positif pada kesejahteraan rakyat. “Pemanfaatan serta mengoptimalkan potensi sumber daya energi daerah yang ada. Ini menjadi penting untuk kesejahteraan rakyat ke depan,” tandas dia.
Ia menyebutkan, di Provinsi Jatim memiliki potensi energi terbarukan yang cukup besar. Antara lain panas bumi sebesar 1.012 MW (mega watt) yang terdapat di beberapa wilayah seperti Gunung Welirang, Gunung Wilis, Gunung Ijen, dan beberapa gunung lainnya. Potensi lainnya yakni air sebesar 525 MW, angin sebesar 7.907 MW, bioenergi sebesar 3.420 MW, surya sebesar 10.335 MW dan gelombang sebesar 1.200 MW. “Panas bumi merupakan energi terbarukan yang ramah lingkungan dan ke depan menjadi andalan untuk memenuhi bauran energi di Jatim yang ditargetkan sebesar 14 persen pada 2050,” katanya.
Disampaikan Tjutjuk, usulan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Rencana Umum Energi Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2019-2050 merupakan insiatif eksekutif. Kelanjutan pembahasan dilakukan komisi D yang membidangi pembangunan di Jawa Timur










