Dorong RSU Paru Pamekasan Jadi Pengganti RSUD Dr. Soetomo
Dorong RSU Paru Pamekasan Jadi Pengganti RSUD Dr. Soetomo
Dorong RSU Paru Pamekasan Jadi Pengganti RSUD Dr. Soetomo
Wakil Ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar mengatakan ntuk mengatasi permasalahan kesehatan di Jatim terlebih membludaknya pelayanan kesehatan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, DPRD Jatim mendorong agar RSU Paru Mohammad Noer di Pamekasan dinaikkan statusnya untuk melayani masyarakat Madura dan sekitarnya.
“Sekarang disana sedang berbenah dalam menaikkan statusnya. Harapannya di sana nanti bisa menjadi rumah sakit rujukan BPJS selain RSUD Soetomo Surabaya,” ungkapnya di Surabaya beberapa waktu lalu.
Politisi asal Sumenep Madura ini mengatakan dengan memaksimalkan rumah sakit paru tersebut diharapkan mampu untuk mengatasi problema pelayanan kesehatan di Jatim. “ Nantinya masyarakat Madura yang kebanyakan berobat ke RSUD Soetomo Surabaya bisa memaksimalkan pelayanan di rumah sakit paru di Pamekasan. Kami mendorong Pemprov Jatim untuk merealisasikannya,”jelasnya.
Tak hanya itu, kata Politisi asal Partai Demokrat ini, dengan memaksimalkan pelayanan rumah sakit paru tersebut juga merupakan upaya dari pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat Madura.
“Salah satu unsur pemenuh kategori kesejahteraan suatu daerah adalah adanya sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang lengkap di suatu daerah. Oleh sebab itu kami akan terus dorong agar terus di realisasi,” jelasnya.
Sebelumnya, di era kepemimpinan gubernur Jatim Soekarwo, rencana memaksimalkan rumah sakit paru Pamekasan tersebut sudah pernah dilakukan. Rencananya, saat itu Pemprov Jatim akan menaikkan status rumah sakit tersebut menjadi tipe A.
Setelah jadi tipe A, diharapkan dapat memberikan layanan kesehatan untuk masyarakat di Madura, mulai dari Pamekasan Sumenep, Sampang dan beberapa kabupaten atau kota yang lain. Keputusan ini diambil karena pemerintah gagal membuat RSUD dr Soebandi Jember sebagai RSU milik Pemerintah Jawa Timur










