gerbang baru nusantara

NasDem Jatim Diprediksi Bikin Kejutan di Dapil Madura - Geser Dominasi Demokrat dan Gerindra Raih 2 Kursi DPRD Jatim

NasDem Jatim Diprediksi Bikin Kejutan di Dapil Madura - Geser Dominasi Demokrat dan Gerindra Raih 2 Kursi DPRD Jatim

Riko Abdiono
Kamis, 02 Mei 2019
Bagikan img img img img

NasDem Jatim Diprediksi Bikin Kejutan di Dapil Madura - Geser Dominasi Demokrat dan Gerindra Raih 2 Kursi DPRD Jatim

Partai NasDem Jatim pada Pemilihan Umum 2019 mendapatkan suara yang sangat signifikan di Daerah Pemilihan (Dapil) 14 meliputi Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan (Madura). Bahkan pada Pemilu kali ini diprediksi bakal membikin kejutan karena berhasil mendapatkan 2 kursi DPRD Jatim. Padahal pada Pemilu sebelumnya, partai besutan Surya Paloh itu gagal mendapatkan kursi DPRD Jatim.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai NasDem Effendi Choiri membenarkan bahwa perolehan suara Partai NasDem di Madura mengalami kenaikan yang signifikan. "Berkat kerja keras seluruh kader dan caleg, Insya Allah NasDem dapat 2 kursi di DPRD Jatim," ujar Gus Choi sapaan akrabnya saat dikonfirmasi Rabu (1/5/2019).

Senada Ipong Muchlisoni ketua Bappilu DPW Partai NasDem Jatim juga mengaku optimis Partai NasDem di Dapil 14 Madura bisa mendapatkan kursi DPRD Jatim. "Kalau pada pemilu 2014 NasDem tak dapat kursi, saya optimis di pemilu 2019 NasDem dapil Madura dapat 2 kursi DPRD Jatim sesuai target," ungkap pria yang juga menjabat Bupati Ponorogo ini.

Yang menarik, lanjut Ipong, caleg terpilih DPRD Jatim asal Partai NasDem juga akan diisi muka-muka baru karena 4 caleg petahana gagal mempertahankan kursinya di dapil masing-masing. "Mudah-mudahan prediksi 10 kursi DPRD Jatim itu bisa terealisasi sehingga NasDem dapat jatah kursi pimpinan DPRD Jatim," tambahnya.

Terpisah, caleg DPRD Jatim Dapil Madura asal Partai NasDem Azari menambahkan bahwa Partai NasDem di Dapil Madura hampir bisa dipastikan mendapatkan 2 kursi. Namun soal siapa yang akan mengisi 2 kursi tersebut belum bisa dipastika. "Doakan saja mudah-mudahan saya bisa masuk DPRD Jatim," kata Azhari.

Sementara itu Abdul Halim, Caleg petahanan DPRD Jatim dapil Madura asal Partai Gerindra menyatakan bahwa Partai Gerindra masih berpeluang mempertahankan 2 kursi di Dapil Madura. Sebab suara yang masuk belum seluruhnya sehingga Partai Gerindra berpeluang menambah 1 kursi yang sudah hampir pasti didapat.

"Semua suara belum masuk, khususnya dari Kabupaten Bangkalan. Mudah-mudahan Partai Gerindra bisa mempertahankan 2 kursi DPRD Jatim dari Dapil Madura," kata politisi yang berpeluang besar terpilih kembali menjadi anggota DPRD Jatim.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim, Renville Antonio juga masih optimis partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih bisa mempertahankan perolehan 2 kursi DPRD Jatim dari Dapil XIV Madura. "Kami masih optimis bisa mempertahankan 2 kursi di Madura sebab rekapitulasi suara masih berlangsung dan belum final," dalih wakil ketua Komisi C DPRD Jatim.    

Sekedar diketahui, jika mengacu pada hasil pemilihan umum tahun 2014, jatah 10 kursi DPRD Jatim dari Dapil Madura (XI) terbagi atas PKB 2 kursi, Partai Demokrat 2 kursi, Partai Gerindra 2 kursi, PDI Perjuangan 1 kursi, PPP 1 kursi, Partai Golkar 1 kursi dan PAN 1 kursi.

Sebaliknya perolehan suara sementara hasil pemilu 2019 minus Bangkalan, jatah 12 kursi DPRD Jatim dari Dapil Madura (XIV) terbagi atas PKB 3 kursi, NasDem 2 kursi, Partai Demokrat 1 kursi, Partai Gerindra 1 kursi, PPP 1 kursi, PDI Perjuangan 1 kursi, PAN 1 kursi, Partai Golkar 1 kursi, dan Partai Hanura 1 kursi.

Terpisah, pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam menilai perolehan suara pemilu 2019 di Madura masih sulit diprediksi sehingga bisa berubah sewaktu-waktu. Terlebih, hingga saat ini rekapitulasi suara di Kabupaten Bangkalan belum masuk seluruhnya.

"Saya rasa dinamikan perolehan suara Pileg di Madura masih sulit dibaca karena seringkali faktor non teknisnya yang lebih dominan," kata Dekan FISIB UTM ini.

Pertimbangan pengalaman perhelatan pemilu maupun pilkada sebelum-sebelumnya, hasil suara di Kabupaten Bangkalan juga susah dicermati karena adanya faktor x yang tidak bisa dijelaskan. Padahal suara Bangkalan cukup menentukan karena jumlah pemilihnya terbesar kedua setelah Kabupaten Sumenep.

"Partai NasDem memang membuat kejutan di Kabupaten Sampang karena suaranya meyakinkan. Tapi jika di tiga  kabupaten lain di Madura suaraya jeblok maka bisa terjadi anomali. Pastinya ya kita tunggu pengumuman KPU saja," kelakar Surokim.

Ia juga tidak terkejut jika perolehan suara Partai Gerindra tidak linier dengan perolehan suara pasangan 02 Prabowo-Sandi di Pilpres yang menguasai Pulau Madura karena hanya kalah di Bangkalan. "Inilah keunikan pemilu di Madura yang sulit diprediksi seperti kotak pandora," pungkas Surokim Abdussalam

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu