gerbang baru nusantara

Dollar Naik Turun, Komisi B Jatim Himbau Pedagang Tetap Konsisten

Dollar Naik Turun, Komisi B Jatim Himbau Pedagang Tetap Konsisten

Rofik Hardian
Senin, 20 Mei 2019
Bagikan img img img img

Dollar  Naik Turun, Komisi B Jatim Himbau Pedagang Tetap Konsisten 

Naik turun mata uang rupiah terhadap dollar yang semakin hari semakin melejit di rasakan semua sektor kehidupan tak terkecuali para pedagang yang manggunakan bahan baku impor.

Menurut Ach. Firdaus Febrianto Ketua Komisi B DPRD Jatim semua pelaku bisnis berbagai sektor sambatan akibat dari dollar yang tak menentu ini.

"Seperti yang terjadi pada pedagang tahu dan tempe di berbagai derah yang menjerit karena bahan baku dari luar yaitu kedelai impor sekarang mulai sulit di datangkan,  " kata Ahmad Firdaus saat di temui di ruang kerjanya, Senin ( 20/5)

Politisi asal Fraksi Partai Gerindra ini mencontohkan saat ini kedelai impor juga mengikuti penyesuaian karena bahan baku meningkat harganya akibat naiknya mata uang dollar tersebut . Sementara jika para pedagang mau meningkatkan harga nya mereka kawatir tidak laku,  maka solusi yang pertama harus merubah bentuknya atau mengurangi volumenya  sehingga para pedagang tahu dan tempe ini tetap konsisten dan di terima oleh konsumennya.

"Saat ini para distributor kedelai impor berhati hati mendatangkan bahan bakunya secara besar besaran,  ditakutkan ketika dollar naik mengambil kedelai impor dalam jumlah besar tiba - tiba harga dollar menurun. Maka bisa di pastikan distributor atau importir kedelai tersebut mengalami kerugian besar,  "terangnya. 

Dan jika kondisi seperti ini terus berlangsung maka para pedagang khususnya Tahu dan tempeh menjadi menjerit karena kesulitan mendapatkan bahan baku kedelai dari luar.

Diakui Firdaus kenapa hingga kini kedelai lokal belum bisa memenuhi kebutuhan berskala besar atau nasional. Karena  kedelai lokal hanya bisa memenuhi kebutuhan di daerah itu saja,  selain itu kualitas kedelai lokal masih bagus dengan kedelai luar.

"Kami dari Komisi B terus mendorong dinas terkait untuk memberikan suport kapada para petani kita untuk terus meningkatkan kualitas kedelai lokal agar tidak kalah dengan kedelai impor," punkas Firdaus

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu