Anggota DPRD Jatim Kirim Bantuan Penerangan di Bawean
Anggota DPRD Jatim Kirim Bantuan Penerangan di Bawean
Anggota DPRD Jatim Kirim Bantuan Penerangan di Bawean
Anggota DPRD Jatim peduli dengan kesejahteraan masyarakat Jatim termasuk soal listrik di pulau Bawean yang tak bisa menikmati pelayanan listrik secara maksimal, Anggota Komisi D DPRD Jatim Samwil mengirimkan bantuan untuk penerangan di pulau Bawean tersebut.
Pria kelahiran Bawean tersebut mengatakan apa yang dilakukan dirinya dengan mengirimkan alat tahan padam listrik tersebut bermula dari keluhan dari masyarakat atas aliran listrik dari PLN.
“Listrik dari PLN tak bisa 24 jam dan kadang bahkan rutin mati lampu. Warga Bawean lalu mengadu ke saya agar mendatangkan alat untuk anti kepadaman listrik. Dengan mengerahkan beberap ahli listrik, saya lalu menciptakan alat yang saya berinama inventer,”ungkap Politisi partai Demokrat ini saat dihubungi melalui ponselnya,
Samwil mengatakan inventer tersebut akan memiliki kekuatan anti padam selama 10 jam dan kini sudah terpasang di pulau Bawean.” Saya dengan menciptakan alat ini untuk mendedikasikan saya sebagai putra daerah berbuat untuk daerah sendiri,”sambungnya.
Kini, kata Samwil, dengan alat inventer hasil buatannya, masyarakat pulau Bawean sudah tak lagi mengalami gangguan listrik. “ Begitu aliran listrik dari PLN padam, langsung tersambung dengan inventer, sehingga listrik tak akan padam lagi di Bawean,”tutupnya.
Wakil Ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar mengatakan pihaknya mendukung penuh pembebasan SPP gratis ditingkat SMK se Jatim yang dilakukan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Kebijakan ini keputusan berani seorang Gubernur dalam menggratiskan SPP di Jawa Timur. Kami mendukung penuh keputusan tersebut,”ungkapnya saat dkonfirmasi di Surabaya, Sabtu (15/6/2019).
Politisi asal Sumenep Madura ini mengatakan keputusan tersebut merupakan keputusan yang sudah jelas pro rakyat dan tentunya akan disambut baik oleh Pemerintah Pusat.
“Tentunya masyarakat senang sekali dan ini baru kebijakan pro rakyat. Pengalaman Bu Khofifah sebagai Menteri Sosial diterapkan ketika memimpin Jawa Timur. Kami mendukung penuh pembebasan SPP ini. Dan tentunya nasional ke depan akan mencontoh keputusan Gubernur Khofifah ini,”jelas Politisi asal Partai Demokrat ini.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) segera menggratiskan SPP SMA/SMK Negeri di wilayah tersebut. Pemprov Jatim juga akan menyalurkan seragam gratis. Sementara untuk SMA/SMK swasta, tidak akan digratiskan secera penuh, melainkan akan mendapat subsidi khusus dari Pemprov.
SPP Gratis tersebut akan diberlakukan pada Juli 2019 yang tidak akan diberlakukan tahun ajaran baru 2019/2020. Sedangkan untuk seragam gratis untuk SMA/SMK Negeri, rencananya setiap siswa akan mendapatkan dua setel.
Tak hanya untuk sekolah negeri saja, Pemprov Jatim rencananya juga akan memberikan subsidi bagi SPP bagi siswa SMA/SMK Swasta di Jawa Timur. Rincian subsidi tersebut antara lain untuk tiap siswa SMA swasat akan diberikan Rp 1,4 juta sedangkan untuk siswa SMK per tahunya akan mendapatkan subsisi Rp 1,6 juta










