gerbang baru nusantara

Dewan Sesalkan PAPBD Jatim 2019 Tak Cantumkan Penyertaan Modal Syariah

Dewan Sesalkan PAPBD Jatim 2019 Tak Cantumkan Penyertaan Modal Syariah

Siti
Senin, 12 Agustus 2019
Bagikan img img img img

Dewan Sesalkan PAPBD Jatim 2019 Tak Cantumkan Penyertaan Modal Syariah

Meski dalam Sidang Rapat Paripurna Senin (12/8) Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengusulkan jumlah Belanja pada P-APBD 2019 sebesar Rp 37.985.184.950.119 atau naik Rp 4,465.251.149.083 dari APBD 2019 Murni senilai Rp 33.519.933.801.035, namun di dalamnya tidak memasukan anggaram penyertaan modal untuk bank syariah. Karenya dewan menyesalkan sikap tersebut, mengingat pendirian Bank Umum Syariah sudah digagas sejak 2016.

Anggora Komisi C DPRD Jatim, Anwar Sadad menegaskan jika dalam PAPBD Jatim 2019 total ada kenaikan Rp 4.4 triliun, akan tetapi tak ada skema penyertaan modal untuk Bank Umum Syariah yang sudah menjadi komitmen sejak 2016. Mengingat Jatim memiliki banyak Pesantren dan Syariah juga menjado trend perekonomian di Jawa Timur, srharunya Gubernur concern terhadap pendirian Syariah.

"Kita di Dewan waku itu optimis jika penyertaan modal Syariah dianggarkan dalam PAPBD 2019, eh ternyata disana tidak dicantumkan. Namun demikian kami tetap berjuang dalam kenaikan PAPBD Jatim sebesar Rp. 4,4 triliun ada alokasi anggaran untuk syariah,"tegas politikus asal Partai Gerindra ini.

Bahkan waktu itu, Anggota Komisi C DPRD Jatim, Irwan Setiawan optimis Bank Umum Syariah bisa selesai pada PAPBD Jatim 2019, karena sudah ada alokasi anggaran ysng disediakan sebesar Rp500 miliar dari total Rp 1 triliun, yang memang PT Bank Jatim sudah mengalokasikan anggaran untuk BUS sebesar Rp 520 miliar

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu