gerbang baru nusantara

Baru Dilantik, Anggota DPRD Jatim Giat Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Baru Dilantik, Anggota DPRD Jatim Giat Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Mukriel
Senin, 02 September 2019
Bagikan img img img img

Baru Dilantik, Anggota DPRD Jatim Giat Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Setelah pelantikan Anggota DPRD Jatim (31/8), mereka semakin giat menyuarakan aspirasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur terutama dalam hal pendidikan, kesehatan dan pariwisata.

Dalam hal kesehatan, anggota DPRD Jatim ingin masyarakat mendapat gizi makanan yang lebih baik. Karenanya, mereka menyoroti Dinas Kesehatan Jatim dalam penanganan gizi buruk di Jawa Timur.

Setelah sebelumnya, pihak DPRD Prov. Jatim mempersoalkan serapan anggarannya rendah, kini, pihak legislative menyoroti dinas yang dipimpin oleh dr. Kohar Hari Santoso dituding tak transparan dalam pengungkapan data dan penggunaan anggaran untuk penanganan gizi buruk di Jawa Timur. “Saya melihat pihak Dinkes dalam menyusun anggaran penanganan gizi buruk terkesan ngawur. Serapan anggarannya rendah lalu bisa menyusun anggaran untuk penanganan gizi buruk tentunya atas dasar apa mereka menyusun. Ini jelas sekali mereka ngawur,”ungkap

Anggota DPRD Jatim Mathur Husyairi di Surabaya. Mathur mengatakan untuk menyusun anggaran tentunya ada evaluasi sebelumnya. “

Seharusnya sebelum menyusun anggaran, Dinas Kesehatan Jatim mengevaluasi program yang dijalankan. Ada evaluasi dan monitoring program yang dijalankan sebelumnya,”imbuh pria asal Madura ini.

Diterangkan oleh Mathur,pihaknya minta transparansi penggunaan anggaran dalam penanganan gizi buruk di Jatim.” Harus ada pertanggungjawaban anggaran dari Dinas Kesehatan dalam penanganan gizi buruk di Jatim. Ada dananya untuk penanganannya tapi datanya masih tinggi. Di era digital saat ini data harus konek data Propinsi dan Kabupaten/Kota dalam penanganan gizi buruk di Jatim,”tandasnya

Sementara itu, anggota DPRD Jatim Samwil berharap Pemprov Jatim untuk memperhatikan wilayah Bawean sebagai salah satu distinasi wisata tingkat nasional. “Kementerian Pariwisata mengakui Bawean sebagai salah satu destinasi wisata nasional. Buktinya Sail Banda pertama kali digelar ada di Bawean. Hal ini menjadi kebanggaan kami sebagai warga asal Bawean untuk memajukan wisata Bawean,”ungkapnya.

Samwil mengatakan ada beberapa langkah yang harus diperhatikan oleh Pemprov dalam memajukan Kawasan Bawean diantaranya  perbaikan fasilitas transportasi di sector laut, udara dan darat “Perlu ada peningkatan infrastruktur untuk kelengkapan transportasi darat, laut dan udara,”jelasnya. Selain itu, sambung Samwil, pihaknya berharap agar Pemprov memperhatikan disektor kebersihan.” Di Bawean  ini sampai sekarang belum ada tempat pembuangan sampah dan pengolahan sampah. Di Bawean sangat diperlukan sekali keberadaannya,”jelasnya.

Dan yang terpenting, jelas perlu ada pembangunan pembangkit tenaga listrik di Bawean. “ Sampai sekarang masyarakat Bawean mendambakan ada pembangkit listrik dibangun disana, mengingat di Bawean untuk mendapatkan listrik harus menggunakan pembangkit listrik tenaga diesel yang tak maksimal kerjanya. Beberapa poin-point tersebut harus diperhatikan Pemprov dalam memajukan wisata di Bawean,”jelasnya

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu