DPRD Jatim Berharap Pemprov Berikan Perhatian Ke KEK Singasari
DPRD Jatim Berharap Pemprov Berikan Perhatian Ke KEK Singasari
DPRD Jatim Berharap Pemprov Berikan Perhatian Ke KEK Singasari
Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singasari di Kabupaten Malang akan berperan penting dalam mendukung kunjungan satu juta wisman ke Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) Bromo-Tengger-Semeru (BTS) di Jatim yang sudah ditetapkan pemerintah pusat menjadi proyek str
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur mendorong kawasan KEK Singasari bisa menjadi pengungkit ekonomi di Jatim. Maka itu pihaknya berharap Pemprov Jatim benar-benar membackup dan perhatian penuh kawasan ekonomi khusus di Malang Raya tersebut. “Peraturan Pemerintah-nya sudah turun, ini harus jadi perhatian pemerintah provinsi dan Kabupaten Malang,"ujar Anggota DPRD Jatim, Agus Dono W ditemui di DPRD Jatim.
Sebagaiamana diketahui bersama, Presiden RI, Joko Widodo secara resmi telah menetapkan KEK Singasari. Keputusan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 68 tahun 2019 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Singasari.
Ia mengakui, keberadaan sarana penunjang seperti akses jalan tol yang sudah menyambung di Kota Malang cukup membantu namun hal itu dirasa belum cukup. Agus Dono berharap akses tol itu juga bisa menyambung Jalur Lintas Selatan (JLS) yang sekarang dikenal dengan sebutan Jalur Pantai Selatan (Pansela).
“Malang juga sudah punya lapangan terbang internasional. Hal itu akan bisa lebih bermanfaat manakala, nanti KEK Singasari benar-benar bisa menampung hasil proses produksi di Malang Raya maupun daerah-daerah lain di kawasan Pansela untuk di ekspor,” jelas Agus Dono yang juga Anggota Komisi C DPRD Jatim.
Pertimbangan lainnya, produsen UMKM di Malang Raya jumlahnya sangat besar. “Jadi harus ada perhatian khusus, kalau ada perhatian khusus pasti tentunya akan ada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” beber politisi asal Partai Demokrat.
Selain itu, pariwisata alam di Malang banyak yang masih “perawan”, sehingga masih membutuhkan adanya investor untuk mengemas potensi wisata-wisata itu menjadi lebih menjual supaya semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Malang Raya. “Investor pasti mau masuk manakala struktur perekonomian di wilayah itu juga stabil dan pertumbuhannya harus tinggi,” dalih Agus Dono Wibawanto.
Di luar itu, lanjut Agus wilayah Malang Raya juga dikenal sebagai Kota Pendidikan karena memiliki banyak perguruan tinggi baik negeri maupun swasta sehingga pendidikan juga harus sudah mulai diarahkan untuk memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia dalam menunjang program Bromo-Tengger-Semeru










