Kabar Duka, Arif HS Ketua Umum DPW PKS Jatim Meninggal Dunia
Kabar Duka, Arif HS Ketua Umum DPW PKS Jatim Meninggal Dunia
Kabar Duka, Arif HS Ketua Umum DPW PKS Jatim Meninggal Dunia
Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Kabar duka menyelimuti keluarga besar Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jatim Arif Hari Setiawan meninggal dunia pada hari Rabu ini tgl. 23 pukul 10.45.b.A Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di RS Bunda, Menteng, Jakarta Pusat setelah terkena serangan jantung.
Ustadz Arif, demikian para kader PKS menyapa beliau, meninggal dunia pada usia 52 tahun. Beliau dilahirkan di Malang pada 25 Mei 1967. Almarhum meninggalkan seorang Istri yakni dr. Santy Rachmadani Madjid dan empat orang putra-putri.
Almarhum Arif HS mendapatkan amanah sebagai Ketua Umum DPW PKS Jatim periode 2015-2020 sejak tanggal 14 Oktober 2015 pada Forum Musyawarah Wilayah PKS. Sebelumnya beliau pernah mendapatkan amanah antara lain sebagai Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah, Sekretaris Umum DPW, Ketua Umum DPD PKS Kota Malang, Ketua DPC PKS Singosari, dan Ketua DPD PK Kabupaten Malang.
"Saat ini Almarhum juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Keadilan Bintang Nurani di DPRD Provinsi Jawa Timur. Pada Alat kelengkapan DPRD, beliau ditempatkan sebagai anggota Komisi C,"tegas Sekretaris DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan
Ditsmbshkannya, almarhum terpilih menjadi anggota DPRD Jawa Timur periode 2019-2024 mewakili daerah pemilihan Jatim I meliputi Kota Surabaya. Pada periode 2009-2014, beliau juga pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jatim mewakili daerah pemilihan Jatim VI meliputi Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten dan Kota Blitar, serta Kabupaten Tulungagung.
Selama hidup, Arif Hari Setiawan dikenal sebagai pribadi yang hangat. Berhubungan baik dengan berbagai kalangan. Memimpin dan mengemban berbagai amanat dengan penuh tanggung jawab.
Pada rabu malam ini jenazah almarhum akan diterbangkan ke Surabaya untuk selanjutnya dimakamkan di Pemakaman Umum Tembalangan, Jatimulyo-Lowokwaru, Kota Malang. Bersebelahan dengan makam Ayahanda beliau.











