gerbang baru nusantara

DPRD Jatim Akan Panggil Disperindag Cari Penyebab Gula Langka Dan Harga Naik

DPRD Jatim Akan Panggil Disperindag Cari Penyebab Gula Langka Dan Harga Naik

Try Wahyudi
Senin, 20 Januari 2020
Bagikan img img img img

DPRD Jatim Akan Panggil Disperindag Cari Penyebab Gula Langka Dan Harga Naik

Kelangkaan gula yang berdampak kenaikan harga di Jatim mengundang keprihatinan DPRD Jatim. Ketua Komisi B DPRD Jatim Aliyadi Mustofa mengatakan pihaknya secepatnya akan melakukan pemanggilan terhadap Disperindag Jatim terkait kelangkaan gula di Jatim yang berdampak kenaikan harga.

Sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tegas meminta Satgas Pangan dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) turun langsung mengecek ketersediaan gula di gudang-gudang dan pabrik-pabrik. Hal itu menyusul adanya kenaikan harga gula dan diikuti dengan kelangkaan gula di sejumlah titik di Jawa Timur. 

Meski begitu Khofifah memastikan bahwa stok persediaan gula di Jatim pada posisi aman. Bahkan kondisinya saat ini Jawa Timur ada dalam kondisi surplus hingga bulan Mei mendatang saat musim giling tiba.

“Kami ingin tahu penjelasan dari sana (Disperindag) kenapa ini terjadi. Harus dicari dulu akar permasalahan kelangkaan gula di Jatim yang berdampak pada kenaikan harga,”ungkap politisi PKB ini saat dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (19/1/2020).

Pria asal Madura ini mengatakan pihaknya berharap kelangkaan ini tak berlarut-larut sehingga meresahkan masyarakat.

“Kami minta juga Disperindag Jatim gencar melakukan operasi pasar untuk mengatasi kelangkaan dan harga kembali normal,”jelasnya.

Sekedar diketahui,bahwa stok persediaan gula di Jawa Timur pada posisi aman. Bahkan kondisinya saat ini Jawa Timur ada dalam kondisi surplus hingga bulan Mei mendatang saat musim giling tiba. Berdasarkan produksi gula tahun 2019 dari delapan pabrik gula di Jatim ada produksi sebanyak 1.046.855 ton dalam setahun. 

Saat ini persediaan gula di Jatim masih ada 185.785 ton. Hingga bulan Mei 2020 mendatang, konsumsi gula Jatim diperkirakan sebanyak 175.500 ton. Sehingga terdapat surplus 10.000 hingga musim giling bulan mei  tiba. Namun, faktanya di Jatim gula mengalami kelangkaan dan hargaa naik.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu