gerbang baru nusantara

Komisi D Berharap PU Bina Marga Lakukan Pengecekan Berkala Terhadap Jembatan di Jawa Timur

Komisi D Berharap PU Bina Marga Lakukan Pengecekan Berkala Terhadap Jembatan di Jawa Timur

Panca Indra
Jumat, 07 Februari 2020
Bagikan img img img img

Komisi D Berharap PU Bina Marga Lakukan Pengecekan Berkala Terhadap Jembatan di Jawa Timur

Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur berharap agar Dinas PU Bina Marga Jatim untuk melakukan pengecekan berkala terhadap Jembatan milik Provinsi Jatim. Hal ini dilakukan agar kasus jembatan widang di Tuban tidak terulang lagi di jembatan milik Provinsi Jawa Timur.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi D DPRD Jatim, Kuswanto usai melakukan pertemuan dengan pihak UPT Dinas PU Bina Marga wilayah Tuban – Bojonegoro di jalan Veteran Tuban, Jumat (7/2).

Dikatakannya, pihak komisi D DPRD Jatim ini berkunjung ke UPT Bina Marga ini adalah menanyakan bagaimana pihak UPT ini menjaga dan merawat jembatan tersebut. “Saya lihat  ada beberapa jembatan di sepanjang Gresik, Lamongan, Bojonegoro, Tuban yang jadi kewenangan Provinsi untuk dilakukan perawatan dan di cek secara periodik atau minimal 3 – 6 bulan, sehingga kondisi jembatan tersebut benar terjaga dan kokoh,”pinta Kuswanto Politisi asal fraksi demokrat.

Lebih lanjut, ia menyampaikan saat ini jembatan timbang belum berfungsi mengakibatkan kendaraan besar truk yang melebihi muatan tersebut membuat ancaman bagi kerusakan jembatan yang ada di Jatim. Begitu juga saat banjir jangan sampai kaki jembatan di Jatim tergerus atau patah.

“Langkah monitaring atau pemantauan kaki jembatan tersebut merupakan langkah awal tindakan preventif, serta meningkatkan kewaspadaan jangan sampai kasus widang terulang untuk kedua kalinya,”kata Kuswanto politisi asal Dapil Mojokerto.

Pembatasan truk kelebihan muatan atau Over Dimensi Over Loud (ODOL), pun telah diatur oleh UU Lalu Lintas dan Angkutan Barang nomor 22 tahun 2009. "Namun, implementasi belum maksimal dilakukan," katanya.

Selain itu juga, Kuswanto meminta kepada UPT dinas Bina Marga Jatim untuk menggunakan dan memanfaatkan anggarannya dengan baik. Sehingga di akhir semester atau akhir tahun tidak silpa lagi. “Kami minta di tahun 2020 anggaran untuk UPT bisa terserap semua untuk pemeliharaan jalan dan jembatan, serta jangan sampek tahun depan anggaran UPT tidak dikurangi lagi,”pungkasny

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu