Dewan Jatim Gusar, Disnak Jatim Tak Transparan Penyaluran Hibah Ternak Di Jatim
Dewan Jatim Gusar, Disnak Jatim Tak Transparan Penyaluran Hibah Ternak Di Jatim
Dewan Jatim Gusar, Disnak Jatim Tak Transparan Penyaluran Hibah Ternak Di Jatim
Dewan Jatim gusar atas kinerja Dinas Peternakan Jatim. Pasalnya, dinas tersebut tak transaparan dalam menyalurkan hibah ternak di Jawa Timur
“Saya mempertanyakan kinerja dari Dinas Peternakan Jatim dalam pendistribusian hibah ternak di Jawa Timur,”ungkap Anggota Fraksi Keadilan Bintang Nurani (KBN) DPRD Jatim Mathur Husaini saat ditemui di Surabaya, Rabu (26/2/2020).
Mathur mengatakan motif dari tak transparan dari Dinas Peternakan Jatim dalam penyaluran hibah ternak diketahui dari penerima dari hibah ternak tersebut.
“Tak ada informasi by name by address terhadap penerima hibah ternak tersebut,”ungkap politisi asal Bangkalan Madura ini.
Diungkapkan oleh Mathur, dirinya mencontohkan hibah ternak yang tak transparan tersebut yaitu hibah ternak di Bangkalan Madura.
“Ada hibah ternak tahun 2016 dimana saat ini keberadaan hibah ternak tersebut habis. Lalu apa fungsi dan manfaatnya diberi hibah ternak,”ungkapnya dengan tinggi.
Idealnya, kata Mathur, pemerintah memberikan bantuan ternak melalui hibah tujuannya agar dimanfaatkan penerima untuk mengembang biakkan ternak tersebut dan bisa menopang perekonomian penerima.
“Seharusnya berkembang biak. Tapi kok di Bangkalan Madura tak jelas penerimanya dan penyalurannya. Kami akan minta Dinas Peternakan informasinya tentang juknis penyalurannya,”jelas politisi PBB ini.
Sementara itu, Kadis Peternakan Jatim Wemmi Niamawati saat dikonfirmasi ponselnya tak mengangkat ponselnya.










