Jadi Ancaman Pertanian, Pemerintah Diminta Siaga Ketersediaan Obat Wereng
Jadi Ancaman Pertanian, Pemerintah Diminta Siaga Ketersediaan Obat Wereng
Jadi Ancaman Pertanian, Pemerintah Diminta Siaga Ketersediaan Obat Wereng
Anomali musim yang tak menentu tak menutup kemungkinan akan munculnya hama wereng di Jatim. Oleh sebab itu, Komisi B DPRD Jatim berharap Pemprov Jatim menyediakan obat pembasmi wereng dimana nantinya segera didistribusikan kepada masyarakat.
“Kami minta pemerintah cepat tanggap dalam menghadapi hama wereng ini. Kami minta pemerintah menjamin ketersediaan obat untuk hama wereng,”ungkap Anggota Komisi B DPRD Jatim Noer Soetjipto saat dikonfirmasi di Surabaya , Rabu (4/3/2020).
Politisi asal Partai Gerindra ini mengatakan kebiasaan petani jika ada serangan wereng mereka tidak siap obat untuk mengatasinya. Mereka baru lapor lewat PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan).
“Setelah ada laporan mungkin 7 hari baru baru akan ada tindakan, jika waktu 7 hari baru ada tindakan tanaman padi habis tinggal batangnya saja, kering semua dan gagal panen. Ini perlu perhatian serius oleh Pemprov Jatim, “ujar pria asal Trenggalek ini.
Jika jumlah obat wereng terbatas, kata Noer Soetjipto, pihaknya berharap pemerintah memberikan pelatihan kepada kelompok millennial untuk dilatih dalam pembuatan obat wereng dan pelatihan pertanian bagi mereka.
“Saya ingin menggelorakan semangat bagi kelompok millennial agar tak cinta pada kota yaitu kerja di pabrik. Melainkan saya ingin mereka cinta desa untuk mengolah lahan pertanian juga,”tutupnya











