gerbang baru nusantara

Jatim Bakal Punya Rumah Sakit Herbal

Jatim Bakal Punya Rumah Sakit Herbal

Adi Suprayitno
Selasa, 24 Maret 2020
Bagikan img img img img

Jatim Bakal Punya Rumah Sakit Herbal

Pandemi virus corona mengakibatkan banyak masyarakat yang terinfeksi. Untuk itu, perlu adanya penanganan serius, salah satunya penyediaan herbal yang dianggap bisa menyembuhkan pasien yang positif terkena Covid-19.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Artono mengatakan, mulai 8 Maret 2020 DPRD Jawa Timur mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Obat Herbal. Raperda ini dibuat untuk memberi solusi atas ketersediaan obat selain berbahan kimia.

“Kita mulai tanggal 2 Maret ada nota untuk perencanaan Rancangan Peraturan Daerah obat tradisional,” ujar Artono.

Dengan adanya Raperda yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu akan menggali potensi yang ada di tanaman-tanaman herbal. Dengan begitu, tanaman herbal bisa dijadikan sebagai industry obat.

“Kedepannya bagaimana obat tradisional ini sudah menjadi obat yang bisa mengalahkan obat kimia yang selama ini beredar,” tegasnya.

Artono mengaku dalam Raperda itu, nantinya Pemprov Jatim mempunyai rencana untuk membuat rumah sakit herbal di Jawa Timur. Hanya saja, lokasi pendirian pabrik belum diketahui.

“Kita tahu bahwa sebenarnya yang bisa menyembuhkan penyakit atau virus Corona ini ada di Indonesia yaitu tumbuhan. Tumbuhan itu bernama Kina, untuk menyembuhkan malaria itu ternyata bisa menyembuhkan corona,” paparnya.

Selain rumah sakit, juga akan didirikan pabrik obat tradisional karena mempunyai material yang sangat banyak. Mengingat 40.000 jenis obat dari tanaman herbal yang ada di dunia, 30.000 ada di Indonesia. Apalagi Jatim mempunyai petani-petani yang sampai sekarang ini tidak memiliki hasil panen yang bagus, karena harga yang selalu tidak berpihak kepada petani.

 Politisi asal PKS itu menyebut, di Negara Cina tanaman Kina diyakini bisa menyembuhkan penyakit Covid-19. Dimana dari 1000 penderita virus corona, ternyata di terapi dengan obat Cina yang berbahan tumbuhan kina itu bisa sembuh. Maka, Jatim menginginkan hasil bumi bisa diberdayakan, khususnya obat yang bisa menggantikan obat kimia yang ada di Indonesia itu.

“Caranya yang penting kita ambil kulitnya saja. Kulitnya kemudian direbus kemudian diminum airnya, tapi namanya obat anti malaria. Sangat bermanfaat sekali,” terangnya.

Artono menilai yang perlu di utamakan pada reses nanti adalah menyampaikan maksud kepada masyarakat, bagaimana agar warga bisa memanfaatkan lahannya untuk lahan obat

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu