Komisi D Dorong Pembangunan Kali Lamong Segera Terealisasi
Komisi D Dorong Pembangunan Kali Lamong Segera Terealisasi
Komisi D Dorong Pembangunan Kali Lamong Segera Terealisasi
H. Makin Abbas Anggota Komisi DPRD Jatim mendorong pemerintah Provinsi agar segera realisasikan pembangunan kali lamong hingga tuntas.
Saya pastikan pembangunan kali lamong yang menjadi polemik selama ini penyebab banjir tiap tahun kini tidak akan terjadi lagi , " Kata H. Makin Abbas, Selasa (24/3).
Anggota Komisi D DPRD Jatim yang membidangi soal Pembangunan ini menyampaikan bahwa untuk anggaran pembangunan kali lamong sudah tercover oleh APBN sebesar 1,1 Triliun.
”Kebetulan saya duduk di komisi D dan Berkali kali berkunjung ke pusat khususnya di Kementrian Pengairan dan Alhamduliah sudah di sepakati pada tahun 2020 ini anggaran untuk pembangunan kali lamong sudah dapat bantuan dari APBN sekitar 1,1 triliun ,” terang H . Makin Abbas .
Pria kelahiran Lamongan ini menyebutkan dengan adanya bantuan dari APBN segera mungkin di lakukan pembangunan karena ini bisa mengatasi banjir di area bantaran kali lamong khususnya di wilayah Kabupten Gresik ( Benjeng, Cerme, Balong Panggang dan Menganti ).
Politisi asal Fraksi PKB ini berharap dengan disepakatinya anggaran dari APBN supaya para kepala daerah yanhg terdampak banjir dari kali lamong ini untuk duduk bersama menyelesaikan persoalan kali lamong utama soal pembebasan lahan.
”Sebagai Anggota Dewan Jatim saya minta Segera mungkin 4 kepala daerah yang ada di Kabupaten Gresik, Lamongan, Mojokerto dan Kota Surabaya melakukan koodinasi guna membahas persoalan banjir kali lamong sehingga tidak akan terjadi langganan banjir yang merugikan masyarakat Jawa Timur utamanya yang berada di area wilayah kali lamong, ” tegas pria yang akrab di sapa Abah Makin mantan Ketua DPRD Kabupaten Lamongan ini.
”Selaku warga Lamongan saya ucapkan terima kasih kepada pusat karena sudah membantu untuk pembangunan kali lamong dan Insya Allah banjir akan teratasi karena lebih dari 5 tahun kami berharap agar Pemerintah Pusat mau peduli, ” ucap Abah Makin.
Selanjutnya, masih kata Abah makin, masalah pembebasan lahan yang menjadi kendala selama ini harus segera di selesaikan supaya pembangunan kali lamong cepat terealisasi mengingat anggaran dari pusat sudah siap











