gerbang baru nusantara

Reses Ditiadakan, F PAN Jatim Minta Anggaran Reses dan Kunker Difokuskan untuk Masyarakat Terdampsk Virus Covid-19

Reses Ditiadakan, F PAN Jatim Minta Anggaran Reses dan Kunker Difokuskan untuk Masyarakat Terdampsk Virus Covid-19

Siti
Jumat, 27 Maret 2020
Bagikan img img img img

Reses Ditiadakan, F PAN Jatim Minta Anggaran Reses dan Kunker Difokuskan untuk Masyarakat Terdampsk Virus Covid-19

Perpanjangan masa darurat hingga 4 April 2020 akibat merebaknya virus covid-19, memaksa 120 DPRD Jatim tidak dapat mengikuti reses di masing-masing daerah pemilihan (dapil). Seseuai dengan anjuran sekaligus larangan oleh pemerintah tidak boleh ada penumpukan massa atau orang bergerombol.

Anggota FPAN Jatim, M Khulaim menegaskan keputusan dewan yang melarang menggelar reses dengan mengumpulkan orang dan hanya berkunjung 3-5 orng dan tidak ada mamin dan anggaran lain seperti terop kursi sound fotocopy apa saja dan tidak ada acara seremonial otomatis snggaran reses tidaklah terserap. Karena itu, butuh kiranya anggaran ysng tidak terserap tersebut diperbantukan bagi  pekerja dan pedagang yang libur selama merebaknya virus corona di Jatim.

"Saya setuju dan mendukung prnuh untuk anggaran reses dan kunjungan kerja ke Luar Negeri difokuskan dan diperintukan oleh masyarskat yang terdampak tanpa ada perbedaan. Diantarnya juga  untuk pengadaan barang,"tegas Politisi dari dapil Sidoarjo, Jumat (27/3/2020).

Selain itu, dari dana tersebut dapat dibelikan masker dan handsanitizer yang harganya sangat mrncekik leher tersebut. Apalagi di pasaran jatang sekali ditemukan. Selain harganya mahsl juga barangnya langkah di pasaran.

Seperti diketahui, DPRD Jatim menunjukkan keseriusannya untuk mensuport langkah Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam menangani mewabahnya virus corona (Covid-19) di Jatim.Ini tampak dengan keputusan pimpinan DPRD Jatim, langsung dipimpin Ketua DPRD Jatim Kusnadi, yang melakukan pertemuan dengan Sekdaprov Jatim dan kepala BPKAD Jatim yang akhirnya bersepakat untuk memangkas anggaran perjalanan dinas baik ke luar provinsi maupun ke luar negeri setiap anggota DPRD Jatim untuk dialihkan pada penanganan virus corona disease (Covid-19) di Jawa Timur.

"Kami telah menyepakati bahwa kita akan mengalihkan kurang lebih Rp100 miliar anggaran perjalanan dinas baik ke luar provinsi maupun ke luar negeri untuk penanganan Covid-19,” ujar wakil ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak .

Menurut politisi asal Partai Golkar, seluruh angggota Dewan Jatim turut prihatin dengan merebaknya wabah virus corona dan ikut merasakan dampak yang harus ditangung masyarakat.

“Kalau memang masih dibutuhkan anggaran untuk penanganan virus corona di Jatim, DPRD Jatim juga siap mendukung semua langkah yang dilakukan Gubernur Jatim agar tidak sampai kekurangan dana,” tegasnya.

Selain memangkas anggaran kunjungan kerja, mantan Sekretaris DPD Golkar ini juga mengatakan dalam pelaksanaan reses akhir bulan Maret ini, seluruh angggota DPRD Jatim yang melaksanakan jaring aspirasi masyarakat di dapil masing-masing tidak akan mengambil anggaran untuk biaya makan dan minum. Artinya seluruh biaya makan, minum tenda dan yang lain akan dialihkan untuk mensupport Rp100 miliar buat penanganan Covid-19 di Jawa Timur.

“Makanya pada reses ini nanti tidak akan mengumpulkan orang banyak tapi cukup bertemu dengan 4 atau 5 orang atau bahkan bisa melalui teleconferen yang penting aspirasi masyarakat di dapil bisa ditampung dan diperjuangkan di DPRD Jatim,” pungkasnya

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu