Fraksi PAN Usulkan Pemotongan Gaji bagi ASN dan Anggota Dewan untuk Bsntu Perekonomian Rakyat
Fraksi PAN Usulkan Pemotongan Gaji bagi ASN dan Anggota Dewan untuk Bsntu Perekonomian Rakyat
Fraksi PAN Usulkan Pemotongan Gaji bagi ASN dan Anggota Dewan untuk Bsntu Perekonomian Rakyat
Setelah FPKS yang mengajukan pemotongan gaji sebagai Anggota DPRD Jatim, kini giliran Fraksi PAN Jatim. Menyusul adanya statmen dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansyah yang mengaku dibutuhkan dana besar untuk membantu perekonomian warga selama kebijakan berdiam diri di rumah dalam menekan penyebaran virus covid 19.
Anggota F PAN Jatim, M Khulaim menegaskan melihat kondisi anggaran yang dimiliki Pemprov Jatim sangat terbatas, sementara wilayah cakupan di Jatim begitu luas dalam menyeleaikan imbas virus corona. Maka perlu semua pihak memiliki empati dalam menyisihkan gajinya untuk membantu masyarakat selama ada kebijakan social distancing.
"Selain sudah ada himabauan agar kab/kota di Jatim menyisihkan anggarannya dan ada desakan agar Gubernur membuat intruksi agar setiap OPD di Jatim menyisihkan anggarannya guna membantu persoalan ekonomi selama social distancing, maka saya mengusulkan agar setiap ASN dan anggota DPRD Jatim melakukan gerakan peduli corona dengan meyumbangkan sebagian gaji untuk membantu program gubernur dalam rangkah mengatasi dampak ekonomi rakyat kecil,"tegas politisi asal dapil Sidoarjo, Rabu (1/4/2020).
Ditambahkannya,agar kebijakan Pemda benar-benar bisa diterima oleh warga dalam memberlakukan karantina atau lockdown untuk menekan penyebaran virus covid-19, memang harus diimbangi dengan bantuan yang cukup sebagai konsekwensi pemerinta atas kebijakannya.
"Untuk pemotongan Anggota Dewan atau ASN tergantung kebijakan masing-masing Kepala Daerah. Atau paling tidak untuk bulan April ini sudah ada pemotongan. Hasilnya dikumpulkan untuk membantu masyarakat di sektor ekonomi. Sehingga masyarakat tidak khawatir bila ada kebijakan lockdown, karena pemerintah telah memberikan jaminan jika mereka dapat bantuan persoalan ekonomj,"lanjut pria yang juga Anggota Komisi D DPRD Jatim ini










