Dewan Jatim Berbagi Rejeki Pada Masyarakat
Kehadiran wabah virus corona atau yang dikenal dengan covid 19, cukup meresahkan banyak orang. Memang tidak salah ketika pemerintah menghimbau masyarakat untuk tinggal dirumah saja. Tapi di satu sisi, bagi pekerja Harian, hal ini tentu membuat mereka kesulitan mencari uang untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras. Rabu (1/4)
Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim Mayjen TNI (purn) Istu Hari Subagio mempunyai ide untuk berbagi rejeki dengan masyarakat kecil di daerah khususnya di wilayah Nganjuk dansekitarnya sebagai dampak mewabahnya corona di Jawa Timur.
Pria yang juga ketua Komisi A DPRD Jatim ini membagikan sejumlah kebutuhan bahan pokok untuk masyarakat miskin, misalnya untuk pengemudi becak dan bentor (becak motor) di wilayah Nganjuk dan sekitarnya. “Kebetulan sekali saat ini sedang reses, saya maksimalkan untuk berbagi dengan masyarakat. Dia prihatin dengan sebaran corona ini yang telah mengganggu perekonomian masyarakat khususnya masyarakat miskin di Nganjuk dan sekitarnya,” Ujarnya
Politisi asal Fraksi Partai Golkar ini, selain memberikan bantuan bahan pokok bagi pengemudi becak dan bentor, dirinya juga mengajak masyarakat untuk melakukan sosial distance untuk memutus mata rantai sebaran corona. Social distance saat Covid-19 mewabah adalah mengurangi pertemuan massal, tak berada di area ramai, dan menjaga jarak sekitar 2 meter dari orang lain, terutama dari mereka yang menunjukkan tanda-tanda sakit. Social distance ini kan bertujuan untuk menghambat wabah untuk mengurangi kemungkinan infeksi di antara populasi berisiko tinggi. Namun masyarakat masih banyak yang mengabaikannya sehingga perlu diberi wawasan yang harus dilakukan dalam menerapkan social distancing. Lanjutnya
Selain itu, istu juga mengajak masyarakat untuk berolahraga dan berjemur diri sebelum masuk. “Dengan berolahraga dan berjemur diri sebelum masuk kantor merupakan upaya untuk hidup sehat dimana bisa menjadi usaha untuk memutus mata rantai sebaran corona di Jawa Timur,”Ujarnya.










