gerbang baru nusantara

Jumlah Positif Covid-19 Terus Naik, Dewan Sebut Pelibatan Ponpes Di Jawa Timur Sangat Mendesak Dilakukan

Jumlah Positif Covid-19 Terus Naik, Dewan Sebut Pelibatan Ponpes Di Jawa Timur Sangat Mendesak Dilakukan

Try Wahyudi
Senin, 04 Mei 2020
Bagikan img img img img

Jumlah Positif Covid-19 Terus Naik, Dewan Sebut Pelibatan Ponpes Di Jawa Timur  Sangat Mendesak Dilakukan

Anggota DPRD  Jatim Nasih Aschal mengatakan keberadaan ulama di Pondok Pesantren (Ponpes) di Jatim diharapkan bisa dilibatkan oleh Pemprov Jatim dalam menekan sebaran Covid-19.

Pasalnya, sampai hari ini, meski  ada beberapa wilayah di Jatim sudah diberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), namun jumlah sebaran pandemic Covid-19 di Jatim semakin hari semakib bertambah.

“ Perlu diketahui, masyarakat di Jatim itu tentunya kepatuhan terhadap ulama yang juga pengasuh pondok pesantren sangat tinggi sekali. Apalagi santri dan alumnus masing-masing pondok pesantren di Jatim tersebar ke seluruh pelosok di Jatim. Dengan mengerahkan ulama dan menggandengnya tentunya masyarakat akan patuh terhadap himbauan pemerintah untuk menekan Covid-19,”ungkapnya di Surabaya, Minggu (3/5/2020).

Pria asal Bangkalan Madura ini mengatakan pihaknya mendorong pemerintah hal strategis yang dimiliki dan peran dari pondok pesantren.” Harusnya pemerintah lebih melihat posisi pondok pesantren bisa dimaksimalkan oleh Pemprov Jatim,”jelasnya.

Di Jatim sendiri, tumbuh subur keberadaan pondok pesantren, sambung politisi asal Partai Nasdem ini bisa dimaksimalkan untuk membantu upaya Pemprov memotong pandemic Covid-19.

“Coba saja kalau pemerintah melarang untuk tidak mudik, tidak sholat berjamaah di masjid, atau tarawih, tentunya bisa menggunakan para pengasuh ponpes untuk memberikan keyakinan ke masyarakat pentingnya tidak melakukan hal tersebut disaat pandemic Covid-19,”jelasnya.

Diungkapkan oleh pria yang akrab dipanggil Ra Nasih ini, selama ini, dirinya melihat setengah-setengah dari Pemprov Jatim dalam memutus mata rantai Pandemi.

“Buktinya apa yang dilakukan Pemprov, tetap saja jumlah pasien positif bertambah. Jelas perlu keterlibatan ponpes untuk membuat patuh masyarakat dalam memenuhi himbauan pemerintah,”jelasnya.

Ra Nasih juga optimis, jika Pemprov menggandeng para pengasuh pondok pesantren di Jatim, sebaran Covid-19 bisa diminimalisir dengan adanya kepatuhan masyarakat untuk mematuhi himbauan pemerintah yang disampaikan lewat pengasuh pondok pesantren yang ada di Jatim.

“ Saya yakin akan bisa ditekan sebarannya ,”tandasnya

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu