Lawan Covid 19 Ponpes Harus Dilibatkan
Pemerintah Provinsi Jawa Timur harus melibatkan kalangan Ponpes (Pondok Pesantren) dalam penanganan Virus Corona Covid 19 khususnya di Jawa Timur, mengingat jumlah pesantren yang cukup mbanyak di Jawa Timur tidak dilibatkan dalam penanganan covid 19. Jumat (1/5)
Ketua Komisi C DPRD Jatim, Muhammad Fawaid, mengatakan “setelah melaksanakan kunjungan dapil dan silahturahmi kepada beberapa kiai dan santri, mereka menyampaikan bahwa pentingnya melibatkan pesantren dalam penanganan covid 19 ini.” Katanya
Menurut Pria yang kerap disapa Gus Mufa ini, pesantren dihuni oleh ratusan bahkan ribuan santri dari berbagai daerah selama 24 jam, bahkan pesantren juga ikut mengembangkan lingkungan sekitar baik pemberdayaan ekonomi dan sebagainya. “baik itu urusan kesehatan maupun ekonomi masyarakat sekitar yang pergerakan ekonomi biasanya berjalan, harus terhenti seketika karena pesantren rata-rata diliburkan.” Lanjutnya
Lebih lanjut dirinya menambahkan, “rencananya para santri akan kembali ke pesantren setelah idul fitri.” Jadi, pemerintah dalam hal ini Pemprov Jatim harus menggandeng pesantren untuk penanganan virus corona.” Ujarnya
Sementara itu, pengasuh PP Langitan Tuban, KH maksum Faqih akrab di panggil Gus Maksum menyayangkan pemerintah belum menyentuh pesantren untuk diajak rembukan, padahal pesantren memiliki ribuan sasntri dan juga sangat rentan tertular virus corona.”Seharusnya pesantren bisa diajak bicara dan diberikan solusi langkah yang harus dihadapi.” Katanya










