Sahat Tua Simanjuntak Kawal Pelaksanaan PSBB Tahap Dua
Sahat Tua Simanjuntak Kawal Pelaksanaan PSBB Tahap Dua
Sahat Tua Simanjuntak : Kawal Pelaksanaan PSBB Tahap Dua
Pergantian tapuk kepemimpinan Kapolda Jawa Timur ditengah wabah covid -19 terbersit sejumlah harapan. Dibawah kepemimpinan Irjen Pol Fadil Imran, penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) bisa berjalan lebih tegas, sehingga program pemerintah bisa berjalan efektif.
Wakil Ketua DPRD Jatim dari Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Anik Maslachah berharap kinerja Irjen Pol Fadil Imran mampu mendorong pelaksanaan PSBB ke 2 dilaksanakan lebih tegas. Sebagai pejabat baru di institusi Polda Jatim, sosok Fadil Imran dihatapkan mengawal dan seiring kebijakan yang dilakukan Forkompimda Jawa Timur.
Kondisi covid-19 pelaksanaan PSBB perlu penindakan tegas, bagi masyarakat yang melanggar ketertiban PSBB," terang Anik Maslachah.
Politisi asal Sukodono, Sidoarjo ini berharap masyarakat tetap disiplin menjaga kesehatan selama pelaksanaan Pelaksanaan Sosial Bersekala Besar. "Masyarakat juga harus disiplin, agar penyebaran Corona bisa ditekan, dan korban tidak lagi berjatuhan," tandas dia.
Termasuk merangkul semua kalangan tokoh agama. Sebab dengan kemampuan komunikasi yang baik dari Irjen Pol Fadil Imran akan menjadikan suasan Jatim sangat dingin. "Pak Fadil tentu akan merangkul seluruh pihak tokoh agama agar Jatim semakin sejuk," tutur Anik Maslachah.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sahat Tua Simandjuntak, Selasa (12/5/2020), menilai Irjen Pol M. Fadil Imran adalah sosok yang tepat menjabat Kapolda Jawa Timur. "Sosok Irjen Pol Fadil Imran merupakan pilihan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Jawa Timur saat ini," terang Sahat.
Sahat Tua Simanjutak yang juga Sekretaris DPD Golkar Jawa Timur ini berharap kapolda yang baru dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Apalagi saat ini, Jawa Timur sedang mengalami cobaan berat menghadapi pandemi Corona virus.
Lanjut Sahat Tua Simandjuntak, ditengah masyarakat Jawa Timur yang religius, nasionalis, dan pluralis, keras, dan terbuka tersebar di 38 kab/kota, sosok Fadil Irman perlu banyak melakukan pendekatan yang khas. "Saya yakin beliau bisa bertugas dengan baik," kata Sahat.
Kapolda baru bisa bekerja sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat di Jatim. Alumnus Ubaya ini menjelaskan, kiprah Irjen Pol Fadil Imran cukup lama di reserse. "Latar belakang beliau yang cukup lama di reserse menjadikan modal tersendiri dan memberikan penguatan bagi Polda Jatim dengan melihat kondisi obyektif saat ini," tandas dia.
Ia menambahkan di tengah pandemi covid-19 ini, peran Polisi Republik Indonesia mampu diharapkan mampu menjaga Jatim agar aman serta kondusif. Selain itu, Sahat yakin Fadil dapat beradaptasi dengan kultur dan masyarakat Jatim dengan cepat.
Sahat menambahkan Irjen Pol Fadil Imran diharapkan bisa bersinergi dengan Forkopimda Jatim termasuk DPRD Jatim










