Kapolda Jatim Bersama DPRD Prov. Jatim Berkomitmen Memerangi Covid-19
Kapolda Jatim Bersama DPRD Prov. Jatim Berkomitmen Memerangi Covid-19
Kapolda Jatim Bersama DPRD Prov. Jatim Berkomitmen Memerangi Covid-19
Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran bersama jajaran Mapolda Jawa Timur melakukan kunjungan ke DPRD Jawa Jatim, Selasa (12/5/2020). Kehadiran Muhammad Fadil Imran secara khusus ini, untuk legislatif Jatim menata Jawa Timur di tengan pandemi Corona virus.
Ketua DPRD Jatim, Kusnadi, Wakil Ketua DPRD Jatim Anik Maslachah, Sahat Tua Simanjuntak, Anwar Sadad dan Achmad Iskandar serta Sekretaris DPRD Jatim Andik Fajar Tjahjono menerima langsung kunjungan jenderal bintang dua ini secara langsung di ruang VIP DPRD Jatim.
Irjen Pol Muhammad Fadil Imran menyampaikan ke jajaran pimpinan DPRD Jatim untuk bergotong royong memberantas Covid-19, melalui hidup disiplin. “Kuncinya disiplin,” pesannya.
Irjen Pol. M. Fadil yang dilantik Kapolri Jenderal Pol Idham Azis pada Jum’at (8/5) menggantikan, Irjen Pol Luki Hermawan menambahkan pihaknya tidak melarang masyarakat melakukan kegiatan, asal tetap disiplin menjalankan hidup sehat dan tetap menjaga jarak. "Kita tidak melarang kalau kerja. Kita juga tidak melarang ibu-ibu pergi ke pasar. Asalkan tetap mengikuti anjuran pemerintah, cuci tangan, jaga jarak dan menggunakan masker," tegas dia.
Sementara itu, Ketua DPRD Jatim, Kusnadi mengucapkan selamat atas dilantiknya sebagai Kapolda Jatim. Ia mengatakan bahwa Provinsi Jatim sebagai provinsi penyangga pangan. Disamping itu, 16 provinsi bagian timur bergantung pada Jatim.
Kusnadi juga menyampaikan, DPRD Jatim berkomitmen turut memerangi wabah Covid-19. Pihaknya terus berharap kepada pihak kepolisian untuk terus memberikan warning kepada masyarakat yang tidak mengikuti protokol kesehatan.
“Kami DPRD Jatim mengapresiasi dan mendorong agar masyarakat bisa disiplin mencegah diri. Covid ini kan penyebarnya manusia,” katanya.
Sementara, Sahat Tua Simanjuntak mengatakan saat ini pemerintah melakukan penyaluran bantuan sosial (Bansos). Pihak kepolisian sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini dikarenakan berpotensi gaduh.
“Kami juga melakukan baksos pribadi di dapil masing-masing. Karena yang dicover pemerintah tidak akan cukup. Kita ini juga diteriaki konstituen masing-masing. Nah, kelancaran di bawah ini kami butuh support dari pihak kepolisian,” terangnya
Politisi Partai Golkar ini menegaskan, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ke dua ini adalah pilihan yang paling tepat dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. “PSBB ke 2 yang paling tepat. Dan ini harus diikuti konsistensi kita,” jelasnya.
Sahat menilai Kapolda Jatim yang baru adalah sosok yang responsif, akomodatif dan bersahabat. “Saya melihat ini ada dalam diri Bapak Kapolda Jatim yang baru,” imbuhnya.
Wakil DPRD Jatim, Anwar Sadad juga menyampaikan bahwa masyarakat Jatim sangat guyub dan rukun. “Insya Allah akan krasan di sini (jatim, red). Kehadiran Bapak Kapolda ini sekaligus membuka koordinasi. Apalagi kerja dewan ini tidak kenal waktu,” jelasnya










