Fraksi Demokrat menilai besarnya SILPA terkait dengan besarnya tingkat kemiskinan dan tidak maksimalnya serapan untuk hibah menjadi pekerjaan rumah Pemprov Jatim kedepan. Agus Dono Wibawanto anggota Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur, mengatakan fraksinya memberi catatan terhadap SILPA sebesar Rp 4.369.342.489.882.39.
Fraksi bergambar segitiga mercy telah menganalisis terdapat kaitan antara realisasi APBD berbanding selaras dengan peningkatan kesejahteraan rakyat. "Besarnya SILPA terkait dengan besarnya tingkat kemiskinan dan tidak maksimalnya serapan untuk hibah menjadi pekerjaan rumah kedepan bagi Pemprov Jatim," tuturnya.
Sementara itu Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Jawa Timur yang sudah memberikan pandangannya terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBD provinsi Jatim tahun anggaran 2019. "Kami berharap bahwa hal tersebut dapat memperbaiki kinerja penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan dengan prinsip efisien, efektif dan akuntabel," pungkasnya. (Boim)










