gerbang baru nusantara

Anggota DPR RI dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Hadiri Panen Raya Ponpes Segoro Agung.

Anggota DPR RI dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Hadiri Panen Raya Ponpes Segoro Agung.

Rahmat Hidayat
Jumat, 07 Agustus 2020
Bagikan img img img img

Pondok Pesantren Segoro Agung Trowulan bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto melaksanakan panen raya, Rabu pagi (05/08/2020). Hal ini dilaksanakan guna menyukseskan program pemerintah mewujudkan ketahanan pangan nasional. Dengan tema ?Bangkitkan Kembali Kekuatan Agraris Bumi Majapahit?. Seperti diketahui, Panen Raya tersebut dihadiri Anggota Komisi XI DPR RI M. Sarmuji, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua P. Simanjuntak, Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, didampingi Pimpinan Ponpes Segoro K.H. Agung Bimo Agus Sunarno. Bupati Mojokerto, Pungkasiadi mengatakan, jika Majapahit pada zaman dulu dikenal memiliki sistem pertanian yang maju. Sehingga semua ilmu pertanian leluhur itu diwariskan sebagai sebuah budaya dan kearifan lokal, untuk mewujudkan ketahanan pangan. Sehingga, Kabupaten Mojokerto setiap tahun mampu mencapai surplus. ?Tiap tahun, kita surplus mencapai 78 ribu ton. Ketahanan pangan semua sudah diprogramkan di Kabupaten Mojokerto. Bahkan, untuk tanaman pendamping seperti jagung dan ketela pohon sekalipun. Majapahit dulu memang dikenal sebagai ahlinya pertanian. Bahkan, ada hari-hari penanggalan untuk memutuskan tepat tidaknya panen. Misalnya, tanaman padi cocok dipanen pada Minggu Pahing. Nenek moyang kita sangat jeli memprediksi cuaca dan irigasi. Panen ini upaya kita untuk nguri-uri budaya,? Jelas Bupati. Sementara itu, Sarmuji Anggota Komisi XI DPR RI juga sepakat. Panen raya ini merupakan ikhtiar mewujudkan ketahanan pangan, dengan tetap mempertahankan kultur budaya. ?Saya memaknai panen ini sebagai upaya membangkitkan kejayaan Majapahit di bidang pertanian. Tanah kita tanah Lohjinawi, sangat subur, ditanami apa saja tumbuh. Logistik itu sesuatu yang sangat strategis. Meski beras bisa saja diimport, tapi ketahanan pangan sangat penting. Kedaulatan pangan sangat utama. Dengan begitu, petani juga bisa sejahtera,? jelasnya. Ditempat yang sama, Sahat Tua Simanjuntak, Wakil Ketua DPRD Jatim menjelaskan, Jawa Timur sebagai basis agrobisinis dan lumbung padi nasional. Dirinya juga memuji surplus hasil pangan pertanian di Kabupaten Mojokerto. Itu merupakan hal yang sangat positif dan membawa pengaruh yang baik.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu