Tak Ingin Ada Klaster Baru, Minta KPU Bersikap Hati-hati Saat Coblosan di Pilkada Serentak
Tak Ingin Ada Klaster Baru, Minta KPU Bersikap Hati-hati Saat Coblosan di Pilkada Serentak
Pelaksanaan pilkada serentak kurang empat bulan, tepatnya 9 Desember 2020, Komisi A minta KPU bersikap hati-hati agar tsk timbul klaster baru. Anggota Komisi A DPRD Jatim, Bambang Juwono mengingatjan jangan sampai prlaksanaan coblosan pada pilkada serentak 9 Desember mendatang karena sikap KPU yang tidak hati-hati menjaga protokol kesehatan. Mengingat dalam coblosan nanti akan berkumpul puluhan orang untuk memberikan suaranya dan justru timbul klaster baru. "Memang komisi A sudah mengecek di sejumlah wilayah yang akan menggelar Pilkada. Dan kelihatannya semua siap. Namun demikian KPU tetap harus tetap waspada, mulai dengan petugas ysng ada di lapangan diharuskan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), masker, sarungtangan hingga face shield. Selain sosual dan physical distancing tetap harus dikedepankan,"tegas politisi adal PDIP, Jumat (14/8/2020). Disisi lain untuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) hendaknya dibatasi beberapa orang saja. Termasuk larangan kampanye akbar. "Yang kita sampaikan ini untuk menjaga muncul klaster baru. Artinya setelah pelaksanaan Pilkada serentak pendemi corona semakin meningkat," lanjutnya dengan mimik serius.










