Pimpinan Dewan Minta Khofifah Segera Isi Jabatan OPD Vital
Pimpinan Dewan Minta Khofifah Segera Isi Jabatan OPD Vital
Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim) meminta kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, untuk segera mengisi kekosongan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terlebih yang vital.
Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Jatim, Kusnadi, disela Rapat Koordinasi (Rakor), dengan Gubernur Khofifah, di Gedung DPRD Jatim, Jl. Indrapura, Surabaya, Rabu (28/7/2021).
"Tentunya itu harus segera diisi. Tidak bisa tidak. Kita juga sampaikan kepada beliau (Gubernur Khofifah). Semua OPD itu vital," ungkap Kusnadi yang juga Ketua PDIP Jatim ini.
Kusnadi juga tetap menyambut positif atas pelantikan jabatan pimpinan 16 OPD yang dilakukan Pemprov Jatim. Namun, dengan pelantikan itu, kembali terdapat sejumlah OPD yang tidak memiliki Kepala.
Beberapa OPD yang kosong seperti Dinas Kesehatan Jawa Timur, Dirut RSJ Menur, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Jatim, Kepala Bakorwil Malang, Kepala Biro Administrasi Perekonomian Jatim, Kepala Dinas PU Mina Marga dan sejumlah posisi jabatan strategis lain.
"Kita juga tidak berharap karena alasan vital kemudian pengisiannya cepat-cepat. Sak onok'e wong terus diangkat, tidak boleh begitu. Harus tetap sesuai ketentuan," tegasnya.
Dalam rapat pimpinan yang berlangsung tertutup itu, Kusnadi mengatakan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa telah menjelaskan terkait pelantikan pejabat di lingkungan Pemprov, Rabu ini. Misalnya, mengapa baru terlaksana saat ini.
Menurut Kusnadi, Khofifah menyampaikan jika sebetulnya pengisian belasan jabatan OPD itu sudah rampung sejak beberapa waktu lalu. Hanya saja, pelantikan urung terlaksana lantaran sejumlah hal dan pertimbangan.
Seperti, pertimbangan apakah pelantikan akan berlangsung secara tatap muka lantaran harus tanda tangan pakta integritas atau hanya cukup dengan virtual. Dalam proses itu, juga ternyata ditambah pelaksanaan PPKM Darurat serta hantaman pandemi Covid-19.
"Kami berterimakasih Gubernur melakukan pelantikan kepada beberapa OPD di Pemprov Jatim," pungkasnya.










