Iwan Zunaih: Program Smart TV Bisa Perkuat Kualitas Pembelajaran
Anggota DPRD Jatim, Dr. Iwan Zunaih, mengapresiasi program pemerintah yang membagikan lebih dari 300 ribu Smart TV untuk sekolah. Menurutnya, kebijakan ini dapat memperkuat kualitas pembelajaran, meningkatkan motivasi siswa, dan mendukung persiapan Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan pentingnya kesiapan SDM guru agar teknologi tidak hanya sekadar bantuan fisik, melainkan berdampak nyata pada mutu pendidikan.
Program Pembagian Smart TV untuk Sekolah
Kebijakan terbaru pemerintah terkait program pembagian Smart TV ke sekolah-sekolah dinilai banyak pihak sebagai langkah efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Selain mampu meningkatkan antusiasme belajar siswa melalui konten visual interaktif, program ini juga memudahkan akses materi pembelajaran. Proses belajar mengajar diyakini akan terasa lebih menarik dan kreatif.
Namun, menurut pengamat, tantangan utama ada pada ketersediaan jaringan internet dan kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi agar bisa menciptakan lingkungan belajar yang inovatif dan tidak membosankan.
Apresiasi DPRD Jatim
Anggota Komisi A DPRD Jatim, Dr. Iwan Zunaih, mengapresiasi langkah pemerintah yang mendistribusikan lebih dari 300 ribu Smart TV ke lembaga pendidikan negeri maupun swasta.
“Ini adalah langkah menarik yang dilakukan pemerintah untuk mengoptimalkan proses pembelajaran siswa. Bantuan Smart TV menjadi sikap positif pemerintah dalam mendukung suksesnya pendidikan di Indonesia,” ujar Gus Iwan, sapaan akrabnya (25/09/2025).
Menurutnya, keberadaan Smart TV bukan hanya bermanfaat untuk pembelajaran online, tetapi juga memperkuat kembali kualitas pembelajaran secara langsung.
(Lihat juga pernyataan Puguh Wiji Pamungkas dan Rasiyo terkait program ini).
Dorongan untuk Persiapan Indonesia Emas 2045
Gus Iwan menambahkan, langkah konkret ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menyiapkan generasi emas Indonesia 2045.
“Dengan adanya Smart TV, guru dapat menyampaikan materi menggunakan PowerPoint maupun aplikasi pendidikan lain secara langsung di kelas,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya kesiapan SDM. Program Smart TV tidak boleh berhenti pada penyediaan fasilitas fisik semata, tetapi juga harus diikuti dengan pelatihan guru agar mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal.
Harapan DPRD Jatim
Menurut Gus Iwan, program pendidikan berbasis teknologi harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas guru agar efektivitasnya maksimal.
“Pemerintah sering memberikan bantuan berupa fasilitas, tapi tidak didukung program pelatihan. Padahal, penguatan SDM sangat penting agar manfaat Smart TV bisa dirasakan sepenuhnya,” pungkasnya.










