Cahyo Harjo Ajak Mahasiswa Tingkatkan Literasi Digital
Cahyo Harjo Prakoso, anggota Komisi E DPRD Jatim, mengajak mahasiswa Unesa meningkatkan literasi digital di era disinformasi. Ia menekankan pentingnya nilai kebangsaan, integritas, dan sinergi antara legislatif, eksekutif, serta masyarakat.
Legislator Dorong Generasi Muda Hadapi Era Disinformasi
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, tampil bersemangat saat berdiskusi dengan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dalam kegiatan bertajuk “Membangun Legislator Tangguh melalui Regulasi Responsif di Era Disinformasi Digital dan Krisis Kepercayaan Publik.”
Dalam diskusi tersebut, Cahyo menyampaikan pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi digital yang sering disalahgunakan. Ia menekankan bahwa keberagaman suku, budaya, bahasa, serta kekayaan sumber daya alam dan manusia Indonesia harus dijaga sebagai modal pembangunan.
“Ini harus dijaga agar tidak menjadi bencana, tetapi menjadi suatu akselerasi pembangunan bangsa ke depannya,” ujar anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut.
(Baca Selengkapnya: Apresiasi DPRD Jatim terhadap Peran Generasi Muda dalam Ekonomi Kreatif)
Legislator Harus Tangguh dan Responsif di Tengah Krisis Kepercayaan
Cahyo menegaskan bahwa untuk menjaga kekayaan dan potensi bangsa, para legislator perlu menjadi wakil rakyat yang tangguh dan responsif terhadap dinamika masyarakat, termasuk dalam menghadapi tantangan rendahnya indeks literasi digital di Jawa Timur.
“Kami sebagai legislator harus mampu memberikan sesuatu bersama eksekutif, dengan membangun kebijakan yang menjadi payung hukum dan memberikan keadilan kepada setiap kelompok masyarakat,” tutur politisi Partai Gerindra ini.
Ia juga menyoroti adanya krisis kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif, yang menurutnya justru menjadi cambuk bagi para anggota DPRD untuk memperkuat integritas dan kinerja.
“Penerapan kebijakan ada di tangan eksekutif. Maka kami selalu menekankan kepada mitra kerja di komisi kami masing-masing untuk terus mendengarkan aspirasi masyarakat. Kami berupaya meningkatkan kualitas dan integritas, baik secara pribadi maupun kelembagaan,” tegas Ketua DPC Gerindra Kota Surabaya tersebut.
Mahasiswa Didorong Menjadi Pelopor Literasi dan Nasionalisme Digital
Cahyo mengajak mahasiswa Unesa untuk tidak hanya aktif di dunia akademik, tetapi juga berperan sebagai pelopor literasi digital dan agen nasionalisme di tengah derasnya informasi global.
Dalam sesi penutup, ia menyampaikan kutipan kebangsaan yang menggugah semangat nasionalisme para peserta:
“Suatu bangsa akan tetap tegak bukan karena besarnya wilayah, bukan hanya karena kekayaan alamnya, tetapi karena kokohnya nilai dan jati dirinya,” pungkasnya.










