Rasiyo Apresiasi Pidato Prabowo, Soroti Evaluasi MBG dan Mafia Tambang
Anggota DPRD Jatim Rasiyo mengapresiasi pidato kenegaraan Presiden Prabowo yang dinilai kaya data serta menyoroti evaluasi MBG dan pemberantasan mafia tambang.
SURABAYA — Anggota DPRD Jawa Timur, Rasiyo, memberikan apresiasi terhadap pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Sabtu (15/8/2026).
Menurut Rasiyo, pidato tahun ini berbeda karena disampaikan secara sangat teknis dan dilengkapi data-data yang dinilai akurat.
“Pidato Presiden sangat teknis dan disampaikan dengan data-data yang akurat. Ini memberikan penjelasan kepada kita semua sebagai warga negara. Itulah yang dilakukan oleh negara,” ujar Rasiyo saat ditemui di Surabaya, Sabtu (15/8/2026).
Politikus Partai Demokrat itu menilai penyajian data secara terbuka seperti ini merupakan hal yang baru ia lihat secara langsung.
“Kalau presiden-presiden sebelumnya, data-data tidak disampaikan. Baru kali ini saya melihat langsung pidato presiden seperti itu, dengan semangat,” katanya.
Rasiyo Soroti Penyajian Data dan Contoh Penerima Manfaat
Salah satu hal yang disorot Rasiyo adalah cara Presiden menghadirkan contoh nyata penerima manfaat. Dalam pidato tersebut, sejumlah warga yang menerima bantuan langsung dihadirkan dan diwawancarai di depan sidang.
“Contohnya ada orang yang dibantu, dihadirkan di situ, kemudian di rumah masyarakat langsung diwawancarai. Ini menunjukkan negara hadir nyata, bukan hanya angka,” ungkapnya.
Menurut Rasiyo, penyampaian data yang disertai contoh penerima manfaat memberikan gambaran mengenai pelaksanaan program pemerintah secara lebih konkret.
MBG Dinilai Baik, tetapi Tetap Perlu Dievaluasi
Rasiyo juga menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu poin penting dalam pidato Presiden Prabowo.
Presiden menyatakan program tersebut memiliki tujuan yang baik, tetapi tetap akan dievaluasi karena masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya di lapangan.
“Makan Bergizi Gratis itu programnya baik. Beliau mengatakan akan dievaluasi karena programnya baik. Tentu praktik di lapangan ada kekurangan. Sekarang ada tim pengawas, kalau dulu nggak ada,” jelas Rasiyo.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam naskah, hingga Agustus 2026 MBG telah menjangkau lebih dari 51 juta penerima manfaat di 38 provinsi, dengan anggaran Rp171 triliun.
Baca Selengkapnya:
-
Anggota Komisi E DPRD Jatim Cahyo Harjo Prakoso juga menyatakan DPRD Jatim akan terus mengawal sekaligus mengevaluasi pelaksanaan MBG
-
Fraksi Gerindra DPRD Jatim menilai MBG memberikan dampak positif terhadap kesehatan, pendidikan, dan perekonomian masyarakat
Pemberantasan Mafia Tambang Jadi Salah Satu Kunci Kesejahteraan Indonesia
Selain MBG, Rasiyo menyoroti komitmen Presiden Prabowo untuk memberantas mafia tambang. Presiden menegaskan komitmen untuk menindak tegas berbagai bentuk penyimpangan di sektor sumber daya alam.
“Kalau soal permintaan Presiden agar mafia tambang diberantas, itu diserahkan kepada penegak hukum yang menangani. Tapi secara keseluruhan dari pidato itu saya kira luar biasa. Disajikan dengan data-data yang akurat,” tegas Rasiyo.
Menutup keterangannya, Rasiyo menyampaikan harapan pada momentum 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Ia menilai Presiden Prabowo menempatkan diri sebagai penerus kepemimpinan sebelumnya.
“Harapan di 81 tahun kemerdekaan RI tentu lebih baik, lebih sejahtera. Tadi beliau mengatakan sebagai penerus dari presiden-presiden yang dulu,” pungkasnya.










