Dra. Hj. Aisyah Lilia Agustina, M. Si Prihatin Kondisi Infrastruktur Jalan
Dra. Hj. Aisyah Lilia Agustina, M. Si Prihatin Kondisi Infrastruktur Jalan
Dra. Hj. Aisyah Lilia Agustina, M. Si Prihatin Kondisi Infrastruktur Jalan
Salah satu Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur asal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini, kerap menyambangi masyarakat Daerah Pemilihan VIII, yang meliputi Kab./Kota Mojokerto, Kab. Jombang, Kab. Nganjuk dan Kab./Kota Madiun lewat jaring aspirasi anggota DPRD Jatim, atau dikenal dengan istilah Reses Dewan.
Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa ini, kemarin (14/1) saat menyimak laporkan hasil resesnya dalam agenda rapat paripurna dewan, penyampaian Laporan Hasil Reses III Tahun 2018, pelaksanaan Reses III Tahaun 2018 ini berdasar pada Surat Keputusan Pimpinan DPRD Provinsi Jawa Timur Nomor : 188/29/KPTS-Pim/050/2018, tentang tata cara pelaksanaan dan pelaporan hasil reses pada Masa Reses I, II, dan III Tahun 2018. DPRD Provinsi Jawa Timur Masa Jabatan 2014-2019, yang bertemakan “Sosialisasi APBD 2019.” Paparnya
Dirinya mengatakan, saat melakukan kegiatan serap aspirasi di daerah Kecamatan Gondang, Nganjuk kondisi jalan yang menuju kecamatan Lengkong perlu adanya perbaikan karena kondisi jalan yang sudah rusak sehingga menyulitkan bagi para pengendara yang melintasi jalan tersebut, “mohon adanya realisasi bantuan dari pemerintah daerah atau provinsi untuk segera dilakukan perbaikan, karena dengan adanya jalan yang baik akan mempermudah aktifitas kegiatan masyarakat menjadi lebih mudah dan cepat, selain itu mobilitas perkembangan dan peningkatan dalam perekonomian dengan adanya akses jalan yang baik transportasi akan menjadi lebih murah sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan juga menarik investor dari luar untuk melakukan pengembangan usahanya di pedesaan.” Lanjutnya
Sementara itu, aspirasi lainnya masih sama terkait bantuan perbaikan jalan, Masyarakat minta adanya perbaikan akses jalan di desa Semare, yang kondisinya jalnnya mengalami kerusakan seperti aspal yang terkelupas dan berlobang, jika musim penghujan aspal yang berlubang jadi tertutup oleh genangan air sehingga tidak kelihatan dan berbahaya bagi pengendara yang melintas di jalan tersebit.










