DPRD Jatim Minta Pemprov Lebih Serius Tangani Varian Baru Covid -19
DPRD Jatim Minta Pemprov Lebih Serius Tangani Varian Baru Covid -19
DPRD Jatim Mendesak Pemprov Jatim serius dalam menangani masuknya varian baru Covid 19 yang dibawa Pekerja Migran (PMI).
Karena varian baru Covid 19 itu diduga memicu penularan yang tinggi di beberapa kabupaten/kota di Jatim.
"Pemprov harus lebih serius menangani kasus Covid 19 varian baru. Artinya jangan dianggap enteng, bisa jadi strategi yang sudah dipakai tidak akan bisa sama lagi digunakan menurunkan penularan Covid 19," ungkap Anwar Sadad, Sabtu ( 12/6).
Wakil Ketua DPRD Jatim ini menyampaikan pihaknya sudah pernah mengingatkan bahwa kedatangan PMI ke Jatim akan berpotensi menyebabkan lonjakan Covid 19.
'Saya kan pernah menyatakan bahwa itu suatu keteledoran, karena mungkin pengawasan tidak dilakukan dengan ketat," terangnya.
Lebih lanjut politisi asal Partai Gerindra mengatakan semua elemen harus bersatu untuk menangani melonjaknya kasus Baru covid 19 di Jatim.
DPRD Jatim sendiri akan mendukung penuh kebijakan Pemprov Jatim untuk menekan kasus covid-19 di sebut
"Saya kira tidak perlu mencari siapa yang salah dan mulai sekarang Pemprov harus lebih serius," pungkasnya.
Seperti diketahui, angka Rate Transmision (RT) atau rasio penularan Covid 19 di Jawa Timur melonjak drastis menjadi 1,2 sampai dengan 9 Juni 2021. Kondisi itu diprediksi akan mengakibatkan kasus harus harian Covid 19 akan meningkat dua kali lipat pada dua minggu kedepan.
Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur
Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur










