gerbang baru nusantara

Ketua DPRD Jatim: Perlu Upaya Pencegahan Klaster Keluarga

Ketua DPRD Jatim: Perlu Upaya Pencegahan Klaster Keluarga

Adi Suprayitno
Rabu, 14 Juli 2021
Bagikan img img img img
Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi mengaku fenomena peningkatan penularan covid-19 bukan dari klaster kerumunan, karena dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat mobilitas dan kerumunan sudah menurun. Tetapi saat ini yang banyak justru klaster dari keluarga.
 
Menurut Kusnadi, hasil evaluasi pelaksanaan PPKM selama sepekan, pola ini tidak mencegah terhadap klaster di lingkungan keluarga. Hal ini terlihat terua meningkatnya angka covid-19 di grafik penambahan kasus di Jatim 
 
"Apakah dengan itu kemudian penurunannya signifikan terhadap kasus Covid-19? tidak. Trenya malah lebih naik dan semakin kelihatan bahwa terjadinya peningkatan itu klasternya bukan kerumunan, tapi keluarga," tuturnya.
 
Berdasarkan data laman infocovid19.jatimprov.go.id, per tanggal 14 Juli 2021, kasus aktif Covid-19 di Jawa Timur telah mencapai 24.722 kasus. Dari jumlah tersebut, yang mendominasi adalah klaster di lingkungan keluarga.
 
Dengan adanya fenomena ini, pemerintah harus dapat mencari solusi efektif untuk menekan kasus pada klaster keluarga. Mengingat beberapa kasus kematian Covid-19 juga terjadi dalam satu lingkungan keluarga.
 
"Sekarang ini mulai nampak jelas, suami atau istrinya meninggal, beberapa hari kemudian istri atau suaminya yang meninggal. Ini dari sisi suami istri, belum lagi terus kemudian anaknya juga mengikuti. Nah, inikan sudah klaster keluarga," ungkapnya
 
Satgas pencegahan covid-19 harus mencari pola pendekatan untuk menekan klaster keluarga. Tentu pendekatannya harus berbeda dengan pencegahan klaster kerumunan dengan mengurangi mobilitas penduduk. 
 
"Jadi cara pendekatannya juga harus berbeda, kalau kemarin kan (mendominasi) klaster kerumunan," pungkas Kusnadi.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu