DPRD Jatim Dampingi Gubernur Khofifah di Pasar Murah Sidoarjo, Warga Antusias Dapat Harga Pangan Terjangkau
Program pasar murah yang digelar di Kantor Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, belum lama ini mendapat perhatian khusus dari anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, dr. Sriatun.
Program pasar murah yang digelar di Kantor Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, belum lama ini mendapat perhatian khusus dari anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, dr. Sriatun.
Legislator dari Dapil II Sidoarjo itu hadir langsung mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam kegiatan yang disambut antusias oleh warga sekitar.
“Banyak masyarakat yang terbantu karena harga bahan pokok yang dijual lebih terjangkau dibandingkan pasar tradisional, apalagi pasar modern,” ujar dr. Sriatun di sela kegiatan pasar murah.
Menurutnya, program pasar murah merupakan langkah nyata sinergi pemerintah bersama legislatif dalam memberikan solusi bagi masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Selain menjaga daya beli, kegiatan ini juga penting untuk memastikan ketersediaan pangan tetap stabil di tengah fluktuasi harga pasar.
Sriatun menegaskan, karena respon positif masyarakat begitu besar, DPRD Jatim akan terus mendorong agar program pasar murah tidak berhenti sebatas seremonial, tetapi diperluas dan diperkuat.
“Supaya program ini bisa menjadi strategi jangka panjang dalam menjaga daya beli masyarakat, kami di DPRD Jawa Timur akan terus memberikan pengawalan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan capaian distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di wilayah Sidoarjo sudah berada di atas rata-rata provinsi. Hal ini dinilai patut diapresiasi sekaligus menjadi motivasi untuk mempertahankan bahkan meningkatkan ketersediaan pangan murah bagi masyarakat.
Selain sebagai wakil rakyat di DPRD Jatim, dr. Sriatun yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo berharap program pasar murah dapat terus berkesinambungan. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.










