DPRD Jatim Kawal Kualitas Pendidikan Sekolah Rakyat, Dinas Terkait Diminta Tak Main-main
Anggota Komisi E DPRD Jatim, dr. Benjamin Kristianto, menegaskan perlunya pengawasan ketat dan kolaborasi lintas instansi dalam menjaga kualitas pendidikan Sekolah Rakyat sebagai investasi menuju Indonesia Emas 2045.
Sekolah Rakyat Jadi Investasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045
Program Sekolah Rakyat terus menjadi perhatian DPRD Provinsi Jawa Timur. Program ini dinilai memiliki potensi besar dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, serta menjadi investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, dr. Benjamin Kristianto, menegaskan bahwa penyelenggaraan Sekolah Rakyat harus dikawal oleh seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga kementerian terkait.
“Program sekolah gratis ini bisa menjadi role model dalam mengawal kualitas pendidikan,” ujar dr. Benjamin usai melakukan peninjauan Sekolah Rakyat di Kabupaten Malang dan Kota Batu, Rabu (01/10/2025).
(Baca Selengkapnya: Sekolah Rakyat untuk Masyarakat Miskin Ekstrem dengan Fasilitas Lengkap)
Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Dukungan bagi Sekolah Rakyat
Politisi Partai Gerindra ini menekankan pentingnya dukungan lembaga pendidikan dan pemerintah daerah agar kualitas pengajaran di Sekolah Rakyat setara dengan sekolah umum lainnya.
“Jangan sampai ada perbedaan standar kualitas antara Sekolah Rakyat dan sekolah umum lainnya,” tandas Benjamin.
Ia menambahkan, banyak siswa Sekolah Rakyat berasal dari keluarga kurang mampu atau tinggal di wilayah terpencil. Sebagian besar mengalami kendala biaya dan akses pendidikan, sehingga program ini harus benar-benar menyentuh kebutuhan dasar mereka.
“Kan eman kalau mereka tidak bisa melanjutkan sekolah hanya karena faktor ekonomi,” tegasnya.
Program Sekolah Rakyat sendiri menjadi bagian dari komitmen DPRD Jatim dalam mendorong pemerataan pendidikan.
(Baca selengkapnya: Komisi E DPRD Jatim Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Banyuwangi)
Harapan DPRD: Lulusan Sekolah Rakyat Harus Mandiri dan Produktif
Ketua Kesira (Kesehatan Indonesia Raya) Jawa Timur ini berharap lulusan Sekolah Rakyat dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi serta berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi keluarga.
“Kami ingin lulusan Sekolah Rakyat nantinya bisa memutus rantai kemiskinan,” ujar Benjamin.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan program ini untuk kepentingan pribadi. Semua fasilitas yang diterima siswa — seperti alat peraga, buku, hingga laptop — harus benar-benar digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
“Kami minta semua pihak bergotong royong mengawal kualitas dan kuantitas Sekolah Rakyat,” pungkasnya.










