Tiga Rumah Sakit Segera Dibangun di Malang, Peningkatan Fasilitas Primer Harus Utama
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur menilai pembangunan tiga rumah sakit di Kabupaten Malang perlu diimbangi dengan penguatan layanan kesehatan primer dan perluasan jaminan BPJS.
Surabaya — Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Pamungkas, menyatakan pembangunan rumah sakit di Kabupaten Malang merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah dengan jumlah penduduk besar.
“Di Kabupaten Malang perlu ada sebaran fasilitas kesehatan tingkat lanjutan yang layak didirikan, mengingat jumlah penduduknya hampir terbesar nomor dua di Jawa Timur,” ujar Puguh, Selasa (03/02/2026).
Legislator asal Daerah Pemilihan Malang tersebut menilai, kehadiran rumah sakit baru dapat meningkatkan akses layanan kesehatan lanjutan sekaligus mengurangi ketergantungan rujukan ke luar daerah.
H2 – Fasilitas Kesehatan Primer Harus Diperkuat
Meski mendukung pembangunan rumah sakit, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan penguatan fasilitas kesehatan primer harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
“Di samping fasilitas kesehatan tingkat lanjutan, peningkatan pelayanan kesehatan primer tetap harus menjadi prioritas. Puskesmas maupun klinik swasta memiliki peran penting dalam penanganan kesehatan dasar masyarakat,” tuturnya.
Dorongan penguatan layanan primer ini sejalan dengan pandangan DPRD Jatim terkait peningkatan kapasitas puskesmas di wilayah terpencil
(baca selengkapnya: DPRD Jatim menilai puskesmas di daerah terpencil perlu ditingkatkan kualitas dan status pelayanannya agar akses kesehatan lebih merata — https://dprd.jatimprov.go.id/berita/14631/puskesmas-daerah-terpencil-layak-naik-kelas-cahyo-lompatan-pelaya).
H2 – Penguatan BPJS dan UHC Jadi Kunci Akses Kesehatan
H3 – Jaminan Kesehatan Ditanggung APBD
Puguh juga menekankan pentingnya penguatan pembiayaan jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan yang ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Penguatan BPJS sangat berkaitan dengan Universal Health Coverage (UHC). Harus ada jaminan akses kesehatan gratis melalui BPJS yang dibiayai APBD, terutama bagi masyarakat Kabupaten Malang yang jumlah penduduknya hampir mencapai tiga juta jiwa,” jelasnya.
Upaya memperluas jangkauan layanan kesehatan ini sejalan dengan langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendistribusikan tenaga kesehatan ke wilayah kepulauan dan daerah dengan keterbatasan layanan
(baca selengkapnya: Pemprov Jatim mengirim tenaga kesehatan ke wilayah kepulauan Sapudi sebagai bagian pemerataan layanan kesehatan — https://dprd.jatimprov.go.id/berita/14402/kirim-tenaga-kesehatan-ke-sapudi-madura-harisandi-inilah-upaya-guber).
H2 – Tiga Rumah Sakit Direncanakan Dibangun 2025–2026
Pemerintah Kabupaten Malang merencanakan pembangunan tiga rumah sakit besar pada periode 2025–2026, yakni RS Mitra Keluarga di Singosari, RS Hermina di Kepanjen, dan RS Bhayangkara di Turen. Ketiga fasilitas tersebut ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan dan menekan angka rujukan pasien ke luar daerah.
RS Mitra Keluarga di Singosari berlokasi di Desa Banjararum dengan nilai investasi hampir Rp500 miliar. Pembangunan telah dimulai melalui peletakan batu pertama pada awal Februari 2025. Sementara itu, RS Hermina Kepanjen dibangun di Desa Mojosari dengan peletakan batu pertama pada 29/09/2025.
Adapun RS Bhayangkara direncanakan berlokasi di Kecamatan Turen dengan dukungan hibah lahan seluas lima hektare dari Pemerintah Kabupaten Malang untuk melayani wilayah Malang bagian selatan.
Dua rumah sakit, yakni RS Mitra Keluarga dan RS Hermina, ditargetkan mulai beroperasi pada 2026 sehingga jumlah rumah sakit di Kabupaten Malang meningkat menjadi 27 unit. Selain itu, pemerintah daerah juga membangun RSUD Tipe D di Dampit serta mengoperasionalkan RSUD Ngantang.
Pembangunan ini melengkapi apresiasi DPRD Jatim terhadap penguatan infrastruktur kesehatan melalui pembangunan rumah sakit di berbagai daerah
(baca selengkapnya: DPRD Jatim mengapresiasi pembangunan dua rumah sakit oleh Gubernur Jawa Timur sebagai upaya memperluas layanan kesehatan — https://dprd.jatimprov.go.id/berita/13934/dprd-jatim-apresiasi-pembangunan-dua-rumah-sakit-oleh-gubernur-khofifa).










