DPRD Jatim Apresiasi Pembangunan Dua Rumah Sakit oleh Gubernur Khofifah
Surabaya – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan dua rumah sakit yang dilakukan oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa, yaitu Rumah Sakit Mohammad Noer di Pamekasan, Madura, dan Rumah Sakit Paru di Jember. Puguh menilai ini sebagai langkah positif untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Jawa Timur.
Surabaya – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan dua rumah sakit yang dilakukan oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa, yaitu Rumah Sakit Mohammad Noer di Pamekasan, Madura, dan Rumah Sakit Paru di Jember. Puguh menilai ini sebagai langkah positif untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Jawa Timur.
“Rumah Sakit Mohammad Noer di Madura diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih dekat bagi masyarakat. Selama ini, warga harus jauh-jauh ke Surabaya untuk mendapatkan layanan kesehatan tertentu,” ujar Puguh, yang juga Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jatim.
Puguh juga menyambut baik pembangunan Rumah Sakit Paru di Jember, yang akan memudahkan akses layanan kesehatan bagi warga Tapal Kuda dan sekitarnya.
"Dengan adanya rumah sakit ini, masyarakat tidak lagi perlu jauh-jauh ke Malang atau Surabaya," tambahnya.
Selain itu, Puguh berharap keberadaan rumah sakit ini dapat menciptakan kesempatan bagi tenaga medis lokal, termasuk dokter spesialis. Ia juga mengapresiasi rencana Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur Emil Dardak menjadikan Jawa Timur sebagai pintu gerbang bagi wilayah Indonesia Timur, dengan pemanfaatan potensi sumber daya alam dan manusia yang dimiliki.
Puguh menambahkan, jika tata kelola pemerintahan berjalan dengan baik, Jawa Timur dapat menjadi penopang ekonomi dan pangan untuk wilayah Indonesia Timur, mendukung pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Gubernur Khofifah sendiri mengungkapkan komitmennya untuk mempercepat pembangunan dua rumah sakit tersebut dan menyatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari visi besar untuk menjadikan Jawa Timur sebagai "Gerbang Baru Nusantara" dengan tujuan menciptakan provinsi yang lebih maju, adil, dan berkelanjutan.










