DPRD Jatim Apresiasi Mudik Gratis Khofifah, Sri Wahyuni Ingatkan Keamanan Rumah Pemudik
Sri Wahyuni mengapresiasi Program Mudik Gratis 2026 Pemprov Jatim dan mengingatkan pemudik memastikan keamanan rumah sebelum berangkat Idul Fitri 1447 H.
DPRD Jatim Apresiasi Program Mudik Gratis 2026
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Mudik Gratis 2026 yang kembali digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa.
Menurut Sri Wahyuni, program Mudik Gratis 2026 Jawa Timur tersebut tidak hanya meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan warga saat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Kami memberikan apresiasi kepada Ibu Gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Program ini sangat membantu masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi pengeluaran. Dengan mudik gratis, masyarakat dapat pulang kampung dengan aman dan tanpa biaya,” ujar Sri Wahyuni pada Sabtu (28/02/2026).
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan kuota 7.000 pemudik, terdiri atas 4.000 kursi bus untuk jalur darat dan 3.000 kursi kapal laut, serta fasilitas pengangkutan 200 unit sepeda motor gratis ke sejumlah daerah tujuan.
Kontribusi terhadap Penurunan Risiko Kecelakaan
Sri Wahyuni menilai program tersebut turut berkontribusi dalam menekan potensi kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi masyarakat yang biasa menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh saat Lebaran.
“Fasilitas angkut sepeda motor gratis ini sangat penting. Risiko perjalanan jauh menggunakan sepeda motor cukup tinggi. Ini merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga,” tegasnya.
Upaya peningkatan keselamatan arus mudik juga menjadi perhatian DPRD Jatim sebelumnya, termasuk permintaan strategi matang menghadapi cuaca ekstrem saat momentum libur panjang Data sebelumnya juga menunjukkan tren penurunan angka kecelakaan lalu lintas saat Lebaran 2025 sebagai indikator keberhasilan kebijakan mudik DPRD Jatim juga meminta pengelola terminal meningkatkan kesiapan layanan menghadapi arus mudik dan balik
baca selengkapnya:
-
Imbauan strategi mudik matang untuk antisipasi cuaca ekstrem
-
Penurunan laka lantas Lebaran 2025 sebagai bukti efektivitas kebijakan mudik
-
Permintaan peningkatan kesiapan terminal jelang arus mudik dan balik
Imbauan Keamanan Rumah Saat Mudik Lebaran
Selain aspek transportasi dan keselamatan perjalanan, Sri Wahyuni mengingatkan masyarakat agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan mudik Lebaran 2026.
Ia mengimbau calon pemudik untuk memeriksa instalasi listrik, memastikan kompor dan tabung gas dalam kondisi mati, mencabut peralatan elektronik yang tidak digunakan, serta menyimpan barang berharga di tempat yang aman.
“Pastikan listrik yang tidak diperlukan sudah dimatikan, kompor dan gas benar-benar dalam kondisi aman. Periksa pintu dan jendela, serta titipkan rumah kepada tetangga atau pengurus lingkungan. Hal ini penting untuk mencegah kebakaran maupun tindak pencurian,” pesannya.
Sri Wahyuni berharap tradisi mudik tahun ini dapat berlangsung lancar, aman, dan penuh kebahagiaan, sehingga masyarakat Jawa Timur dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga tanpa kekhawatiran.
“Silaturahmi merupakan momen yang sangat berharga. Semoga perjalanan mudik masyarakat Jawa Timur tahun ini selamat sampai tujuan dan kembali ke rumah dengan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.










