Indri Yulia Mariska Dorong Hilirisasi Tembakau demi Kesejahteraan Petani
Anggota DPRD Jawa Timur Dapil XIV Pulau Madura Indriani Yulia Mariska mendukung pembentukan KEK Tembakau di Madura sebagai strategi hilirisasi industri untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
DPRD Jatim Dukung Pembentukan KEK Tembakau di Madura
SURABAYA — Anggota DPRD Jawa Timur, Indri Yulia Mariska, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau di Pulau Madura.
Menurut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) tersebut, keberadaan KEK Tembakau diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani melalui hilirisasi industri tembakau dan penguatan nilai tambah produk lokal.
“Hadirnya KEK Tembakau dapat meningkatkan kesejahteraan petani melalui hilirisasi industri, mengurangi ketimpangan ekonomi, serta memaksimalkan nilai tambah tembakau lokal,” ujar Indri Yulia Mariska, Kamis (6/5/2026).
Wakil rakyat asal Madura itu menjelaskan bahwa KEK Tembakau difokuskan pada pengolahan hasil tembakau di dalam daerah, peningkatan posisi tawar petani, serta transformasi ekonomi masyarakat di Pulau Madura yang selama ini dikenal sebagai salah satu produsen tembakau terbesar di Indonesia.
Hilirisasi Industri Dinilai Tingkatkan Nilai Tambah Tembakau
Indri Yulia Mariska menilai selama ini Madura lebih banyak ditempatkan sebagai wilayah produksi bahan baku tembakau tanpa memperoleh manfaat ekonomi optimal dari proses hilirisasi industri.
“Ironisnya, Madura selama ini hanya ditempatkan sebagai ladang produksi. Tembakau diposisikan sebatas bahan mentah,” katanya.
Menurutnya, pembentukan KEK Tembakau menawarkan pendekatan pembangunan berbasis ekosistem ekonomi yang terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir.
“KEK Tembakau merupakan gagasan konkret untuk mengubah ketergantungan ekonomi masyarakat Madura terhadap sektor primer menjadi sumber kesejahteraan yang lebih berkelanjutan,” tegasnya.
Baca Selengkapnya:
-
DPRD Jatim menilai KEK Tembakau dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru di Madura melalui penguatan industri hilir dan investasi
-
Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur optimis pembentukan KEK Tembakau akan memperkuat peran koperasi dan pelaku usaha lokal dalam rantai industri tembakau di Madura
Industri Tembakau Jadi Pilar Ekonomi Jawa Timur
Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebelumnya juga menyatakan dukungan terhadap percepatan pembentukan KEK Tembakau di Pulau Madura sebagai langkah strategis untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Industri pengolahan tembakau disebut menjadi salah satu pilar utama perekonomian Jawa Timur. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), subsektor industri pengolahan tembakau mencatat Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp232,12 triliun pada 2025.
Indri Yulia Mariska berharap pembentukan KEK Tembakau tidak hanya meningkatkan investasi dan aktivitas industri, tetapi juga memperkuat kesejahteraan petani serta menciptakan pemerataan ekonomi di Madura.
Baca Selengkapnya: Komisi B DPRD Jatim ingatkan agar kebijakan penurunan kadar nikotin rokok dilakukan bertahap agar tidak mengganggu industri dan kesejahteraan petani tembakau










