gerbang baru nusantara

Masyarakat Jorongan Keluhkan Banjir dan Dana Stimulasi untuk Modal Usaha

Masyarakat Jorongan Keluhkan Banjir dan Dana Stimulasi untuk Modal Usaha

Norah Hasanah
Kamis, 11 November 2021
Bagikan img img img img

Program reses  hari pertama Ketua Fraksi  Nasdem DPRD Jatim H Muzammil Syafii   dilakukan di  Desa Jorongan Kecamatan Leces , Kabupaten Probolinggo. Dihadiri 150 orang yang terdiri dari para  pengasuh pondok pesantren, tokoh masyarakat,  Kepala Desa dan seluruh perangkat desa dan masyarakat desa  Jorongan.  Acara dikemas  bersamaan  dengan peringatan maulid Nabi  besar Muhammad SAW dengan  pembacaan  sholawat dan Maulid Diba’ Barzanji. 

Politisi  senior Partai Nasdem  ini  memberikan penjelasan terkait  tugas dan fungsi anggota DPRD  Jatim yakni,  fungsi legislasi, fungsi penganggaran dan pengawasan serta representasi, juga memaparkan  fungsi dan manfaat reses yang diselenggarakan saat ini. Pada kesempatan itu,  kedatangan wakil rakyat  yang dirasa sangat  langka, maka masyarakat memanfaatkan momentum tersebut dengan  menyampaikan uneg uneg dan aspirasi. Mereka banyak mengeluhkan kondisi yang serba sulit akibat pandemi saat ini dan juga kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari hari.  

Masyarakat juga mengeluhkan  meluapnya air hujan  akibat kendaraan yang melintas di jalan tol dan memicu terjadinya  genangan air  dan banjir  akibat  ketiadaan gorong gorong yang mengatur sirkulasi  air.  Kondisi banjir sangat menghawatirkan karena air sampai masuk ke rumah rumah warga Jorongan.   Sehingga  masyarakat  Jorongan melalui Kepala Desa  meminta bantuan agar segera dicarikan solusinya.  Apakah nantinya pihak manajemen  Jalan Tol akan membangunkan gorong gorong  untuk menampung luapan air ataukah solusi lainnya,  yang penting akan ada  tindakan riil untuk mengatasi problem banjir yang menimpa warga  Jorongan.

 

Kedua,  mayoritas masyarakat  Jorongan  yang menggantungkan hidupnya dari

kegiatan   500 UMKM  terkena dampak pandemi cukup parah. Sehingga  sebagian besar akhirnya  gulung tikar dan tak berpenghasilan.  Untuk itu, mereka berharap ada bantuan stimulasi dana atau pinjaman lunak dari perbankan  agar  punya cukup modal untuk berkegiatan usaha kembali.  Dengan adanya bantuan ini nantinya mereka bisa bekerja kembali, memiliki kemampuan untuk menafkahi keluarga dan membiayai  sekolah anak anaknya.

 

Kegiatan reses ini diakhir dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh pengasuh ponpes di Jorongan KH Abdur Rohim Muhaimin.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu