Dewan Minta Pemerintah Beri Stimulus untuk Kebangkitan Ekonomi Pasca Pandemi
Dewan Minta Pemerintah Beri Stimulus untuk Kebangkitan Ekonomi Pasca Pandemi
Hampir dua tahun pandemi Covid-19 menerpa seluruh belahan dunia, termasuk bangsa ini. Provinsi Jawa Timur pun tak luput dari pandemi yang tak hanya berimbas pada masalah kesehatan, tapi hampir seluruh sektor kehidupan, termasuk ekonomi.
Beruntung, saat ini pandemi telah semakin melandai.Berdasarkan asesmen Kemenkes RI, sudah 34 Kabupaten/Kota di Jawa Timur sudah berstatus level 1 PPKM. Sedangkan 4 daerah lainnya berstatus level 2.
Anggota DPRD Jatim, Moch Aziz mengungkapkan, keberhasilan gubernur Khofifah mengendalikan covid patut diapresiasi. Sehingga kehidupan berangsur normal atau new normal.
"Dengan makin terkendalinya covid, maka permasalahan yang harus diprioritaskan adalah kebangkitan ekonomi yang terpukul karena imbas covid. Ini yang menjadi PR pemerintah, baik pusat, provinsi maupun daerah," kata Aziz, Senin (25/10/2021).
Anggota DPRD Jatim asal daerah pemilihan XIV Madura ini, meminta pemerintah agar memberikan stimulus agar perekonomian warga kembali membaik. Ia mencontohkan, bagi pelaku UMKM agar diberi pinjaman modal lunak.
Politikus muda PAN berlatar advokat ini melanjutkan, selama ini UMKM adalah sektor yang tangguh dari terpaan krisis ekonomi mau pun pandemi. Karena itu, pemerintah perlu memberi stimulus agar pelaku UMKM bisa semakin berkembang.
"Perlu stimulus dari pemerintah agar perekonomian warga kembali bangkit pasca diterpa pandemi. Saya kira ini bisa melibatkan OPD dan BUMD di lingkungan Pemprov Jatim," alumnus Fakultas Hukum Trisakti, Jakarta itu.
Anggota Komisi A DPRD Jatim yang membidangi hukum dan pemerintahan ini mengingatkan, Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Kota/Kabupaten harus memberikan dorongan kebijakan agar kemudian percepatan pertumbuhan perekonomian bisa segera terjadi.
Program program pemulihan ekonomi yang berasal dari pemerintah melalui padat karya harus dilakukan sebagai pengungkit perekonomian masyarakat.
“Belanja belanja modal dari APBD harus lebih banyak diturunkan saat ini. Konsep padat modal yang sempat dimunculkan sebelum pandemi harus diubah menjadi padat karya. Sebab dengan padat karya maka akan membuat ekonomi bangkit kembali,” pungkas Aziz.










