gerbang baru nusantara

Gatot Supriyadi Ajak Warga Kota Mojokerto Hindari Pinjol

Gatot Supriyadi Ajak Warga Kota Mojokerto Hindari Pinjol

Fathis Su'ud
Kamis, 04 November 2021
Bagikan img img img img

 Maraknya kasus pinjaman online (Pinjol) yang terjadi di berbagai daerah, nampaknya menjadi perhatian serius anggota DPRD Jatim H Gatot Supriyadi. Bahkan saat melaksanakan reses III tahun 2021, di Wates Kecamatan Magersari Kota Mojokerto politikus asal F-PDI Perjuangan itu juga mengajak masyarakat supaya menghindari pinjol.

"Di Jatim sudah ada warga yang meninggal dunia dengan mengenaskan hanya gara-gara malu tidak dapat membayar hutang karena terjerat pinjaman online. Saya harap warga Kota Mojokerto jangan sampai tergiur dan berurusan dengan pinjol ilegal," tegas Abah Gatot sapaan akrab Gatot Supriyadi, Rabu (3/11/2021) malam.

Anggota Komisi C DPRD Jatim ini mengakui selama pandemi Covid-19, perekonomian masyarakat turun drastis sehingga berdampak pada daya beli masyarakat turun. Imbasnya, pelaku UMKM juga pendapatannya ikut turun karena dengan adanya pembatasan mereka tidak bisa berjualan seperti kondisi sebelum pandemi.

"Saya mengajak Pak Aan Setyo Prabowo kepala BPR UMKM cabang Kota Mojokerto pada reses kali ini supaya menjelaskan apa saja syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi supaya bisa mendapatkan pinjaman modal dari BPR UMKM  bagi pelaku usaha UMKM," terang politikus asli Kota Mojokerto ini.

Ia berjanji jika pandemi sudah tidak ada akan menghibur masyarakat dengan mendatangkan Rudi Gareng dan Percil serta pengajian akbar selama 2 hari. "Semoga pandemi segera cepat berlalu. Dengan kegiatan akbar itu diharapkan nantinya pelaku UMKM bisa berjualan lagi," ungkap Abah Gatot.

Kepala BPR UMKM cabang Kota Mojokerto Aan Setyo Prabowo menjelaskan bahwa bank BPR UMKM itu milik pemerintah provinsi Jatim yang memiliki layanan tabungan, deposito dan kredit serta menjadi anggota LPS sehingga uang yang dititipkan di bank BPR UMKM terjamin.

"Kalau untuk masyarakat perkotaan yang cocok adalah kredit kelompok untuk modal kerja dan investasi. Sedangkan untuk kelompok masyarakat petani yang cocok adalah kredit bunga ringan. Datang saja ke kantor kami di jalan Mojopahit jika mau bertanya lebih jauh tentang pengajuan kredit modal usaha. Sudah banyak kelompok UMKM yang kami bantu," terang Aan.

Sementara itu Lurah Wates Kecamatan Magersari Widi menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat baik dan kiranya dimanfaatkan betul masyarakat untuk menyampaikan aspirasi supaya nantinya bisa diperjuangkan dan difasilitasi oleh wakil kita yang ada di DPRD Jatim.

"Silahkan usulkan apa saja yang perlu diusulkan ke Pak Gatot agar bisa diperjuangkan melalui DPRD Jatim," kata Widi.

Senada, Bambang Joni selaku ketua RW V Kelurahan Wates menyatakan bahwa sarana dan prasarana balai RW yang pernah dibantu Pak Gatot perlu ditambah. Khususnya area lapangan yang belum seluruhnya dipaving, serta perbaikan gorong-gorong agar saat musim hujan tidak banjir.

"Kami juga berharap dibantu rehab gapuro yang bisa menjadi ciri khas kota Mojopahit, serta CCTV untuk keamanan lingkungan," kata Joni.

Mendapat aspirasi seperti itu, Abah Gatot berjanji akan memperjuangkan terealisasi pada tahun 2023 mendatang. "Usulan itu sebenarnya sudah masuk tahun 2021, tapi karena masih ada pandemi sehingga tertunda. mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi," pungkasnya di dampingi Febriana Meldawati anggota DPRD Kota Mojokerto asal PDI Perjuangan.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu