gerbang baru nusantara

Perlintasan KA Rawan Kecelakaan, Komisi D Minta Dishub Beri Perhatian Khusus

Perlintasan KA Rawan Kecelakaan, Komisi D Minta Dishub Beri Perhatian Khusus

Tubagus Diday
Kamis, 12 Mei 2022
Bagikan img img img img

Perlintasan kereta api di Jawa Timur rawan terjadi kecelakaan dengan kendaraan roda dua maupun empat. Terutama perlintasan KA tanpa palang pintu.

Untuk tahun 2022 ini saja, tercatat sudah terjadi 17 kecelakaan di perlintasan KA. Peristiwa menonjol antara KA Dhoho dengan Bus Harapan Jaya di perlintasan KA di Tulungagung, akhir Februari 2022. Terbaru, kecelakaan di perlintasan KA Kebonsari, Surabaya pada akhir April 2022. Kedua peristiwa itu menyebabkan korban jiwa.

"Kalau melihat data tahun ini saja, tidak sedikit nyawa yang sudah melayang. Ini harus menjadi perhatian serius Dinas Perhubungan Jawa Timur," tegas Deni Prasetya, Anggota Komisi D DPRD Jatim, Kamis (12/05/2022).

Deni menyoroti banyaknya perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan. Menurutnya harus dicari solusi yang tepat untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan.

Anggota Fraksi NasDem DPRD Jatim ini berharap ada penambahan palang pintu kereta secara bertahap, terutama di perlintasan yang rawan kecelakaan. Sedangkan untuk yang tidak berpalang pintu, bisa diantisipasi dengan rambu atau tanda bahaya sebagai bentuk peringatan dini.

"Bisa juga dengan sirine tanda bahaya yang berbunyi secara otomatis saat kereta akan melintas. Saya kira banyak opsi yang bisa dilakukan oleh pihak Dishub," ujar kader Ansor Jatim asli Kencong ini.

Deni juga menyinggung perlunya memberdayakan para sukarelawan penjaga perlintasan KA, terlebih yang tidak berpalang pintu standar. Menurutnya, para sukarelawan itu bisa menjadi salah satu solusi untuk meminimalisir potensi kecelakaan di perlintasan.

"Karena itu perlu ada pembinaan dan perhatian dari Dishub kepada para sukarelawan tersebut. Termasuk pengetahuan dasar tentang perkereta api dan juga insentif bagi mereka," pungkas putera Haji Marsuki Abdul Gofur, tokoh NU Kencong, tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu