Anwar Sadad Dorong Ponpes Fokus Cetak Calon Ulama dan Calon Pemimpin Amanah
Anwar Sadad Dorong Ponpes Fokus Cetak Calon Ulama dan Calon Pemimpin Amanah
Wakil ketua DPRD Jatim H Anwar Sadad, MAg yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Jatim mengingatkan kepada para pengasuh Pondok Pesantren supaya tetap fokus mencetak calon-calon ulama dan calon pemimpin yang amanah. Pasalnya, lembaga pendidikan yang fokus dan konsentrasi mencetak calon-calon ulama jumlahnya kian sedikit.
rnPernyataan itu disampaikan Gus Sadad sapaan akrab Anwar Sadad saat memberikan sambutan pada Haul salah satu muassis Ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo, KH Sholeh Nachrowi pada Rabu (3/8/2022) kemarin.
rn“Memperingati haul wafatnya seorang kiai, seorang alim maupun orang tua kita dengan pembacaan Tahlil dan Yasin bersama-sama itu menunjukkan kita telah dididik dengan benar oleh orang tua kita, guru-guru kita, oleh para kiai kiai sehingga kita bisa menjadi bagian Ahli Ilmu Wa Addiyanah (Ahli Ilmu dan Memegang Teguh Agama),” kata Anwar Sadad, Kamis (4_8/2022).
rnPolitikus yang juga berasal dari keluarga besar Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan ini menegaskan bahwa kontribusi Ponpes Zainul Hasan Genggong sangat besar dalam kehidupan keberagamaan di Indonesia.
rn“Disinilah dicetak ahli ilmu, disinilah dicetak calon-calon kiai atau calon-calon ulama ditengah-tengah susasana dimana semakin sedikit lembaga pendidik yang mencetak calon-calon ulama,” ungkap Gus Sadad.
rnSalah seorang sahabat Nabi bernama Abdullah bin Mas’ud, lanjut Gus Sadad sudah memprediksi hal itu jauh jauh hari. Menurut Abdullah Bin Mas’ud suatu saat akan ada zaman penuh fitnah. Bahkan fitnah dijadikan suatu pegangan di masyarakat.
rn“Ada tiga hal yang menjadi penanda masa-masa fitnah itu akan terjadi. Pertama, jika banyak orang pandai bicara (pidato) tapi sedikit ulama-nya. Kedua, jika banyak pemimpin (pejabat) tapi sedikit yang amanah. Dan ketiga, banyak orang memiliki motif dunia tapi dibungkus dengan kegiatan yang seolah-olah urusan akhirat,” tegas Gus Sadad.
rn“Makanya saya berharap pondok pesantren ini tidak hanya melahirkan calon-calon ulama yang membimbing umat tapi juga melahirkan calon-calon pemimpin yang amanah,” imbuhnya.
rnDiakui Anwar Sadad, tanda-tanda zaman penuh fitnah itu sudah terjadi saat ini. Terbukti banyak orang dewasa yang fisiknya melemah dan anak kecil berpikir dewasa.
rnSelain itu banyak penceramah baik yang sering muncul di televisi maupun media sosial seperti youtube yang tak paham agama tapi bicara soal agama karena ulama tinggal sedikit.
rn“Keberadaan pondok pesantren itu diperlukan supaya dalam menghadapi zaman penuh fitnah ini tetap menjadi orang yang baik-baik saja,” terang alumnus UIN Sunan Ampel Surabaya.
rnTurut pula hadir dalam kegiatan itu KH Muhammad Hasan Mutawakkil Alallah pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong, KH Hasan Ainul Yakin (Ponpes Zainul Hasan), KH Kafabihi Makhrus pengasuh Ponpes Lirboyo Kediri, KH Muslim Ikhrom dan sejumlah Gawagis.










