Dewan Jatim Dorong Perluasan Rute Bus Trans Jatim
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim), menyambut positif peningkatan layanan dan rute bus Trans Jatim. Anggota Komisi D DPRD Jatim Harisandi Savari mengungkapkan, perluasan rute Trans Jatim memang perlu dilakukan. "Tujuannya, mengoptimalkan moda transportasi publik milik Pemprov Jatim," katanya, Senin (3/3/2025).
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim), menyambut positif peningkatan layanan dan rute bus Trans Jatim. Anggota Komisi D DPRD Jatim Harisandi Savari mengungkapkan, perluasan rute Trans Jatim memang perlu dilakukan. "Tujuannya, mengoptimalkan moda transportasi publik milik Pemprov Jatim," katanya, Senin (3/3/2025).
Sejauh ini, sudah ada lima koridor Bus Trans Jatim. Koridor 1 menyambungkan rute Sidoarjo-Gresik via Surabaya, Koridor 2 Mojokerto-Surabaya, Koridor 3 Mojokerto-Gresik, Koridor 4 Gresik-Lamongan dan Koridor 5 Rute Surabaya-Bangkalan.
Namun, Harisandi berharap perluasan rute bisa memprioritaskan Madura. Harapannya, empat kabupaten yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep, bisa tersambung semuanya.
"Sehingga, pembangunan ke depan bisa semakin merata. Tentu pembangunan di berbagai aspek, harus dilakukan termasuk di Madura," ujarnya.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, akan menambah peningkatan pelayanan dan rute Bus Trans Jatim pada 100 hari kerja periode keduanya.
Khofifah mengatakan, Bus Trans Jatim masuk ke dalam program prioritasnya keempat. Ia akan mendorong peningkatan kapasitas pelayanan Bus Trans Jatim di koridor yang saat ini telah ada.
"Berikutnya juga memulai koridor enam dengan rute Sidoarjo-Mojokerto," ujar Khofifah.










