gerbang baru nusantara

Emil Elistianto Dardak : Petakan potensi Bengawan Solo

Emil Elistianto Dardak : Petakan potensi Bengawan Solo

Rahmat Hidayat
Selasa, 29 September 2020
Bagikan img img img img

Wagub Jatim Emil Dardak menandaskan, daerah rawan banjir Bengawan Solo meliputi wilayah Kali Madiun yaitu di Kabupaten Ponorogo, Kota Madiun, dan Kabupaten Madiun. Banjir juga terjadi di wilayah Bengawan Solo hilir yaitu di Kabupaten Ngawi, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Gresik. Sementara hulu Sungai Bengawan Solo yaitu di Kabupaten Sukoharjo, Kota Surakarta, Kabupaten Sragen. Untuk itu, lanjut Emil Dardak, mewujudkan pembangunan di wilayah Jawa Timur sepanjang sungai Bengawan Solo adalah mewujudkan keseimbangan pembangunan ekonomi, baik antar kelompok, antar sektor, dan antar wilayah. "Jatim melaksanakaan pembangunan berdasarkan semangat gotong royong, berwawasan lingkungan untuk menjamin keselarasan ruang ekologi, ruang ekonomi, ruang sosial, dan ruang budaya. "Melalui program Nawa Bhakti Satya, yaitu membangun infrastruktur pengembangan wilayah terpadu dan berkeadilan," tegas Emil Dardak. Emil yang juga ketua Plt. DPD Demokrat Jatim ini, menegaskan untuk itu, dirinya mendorong semua unsur baik pemerintahan kabupaten, kota, dan masyarakat sepanjang aliran Bengawan Solo menjaga harmoni sosial dan alam, dengan melestarikan kebudayaan, serta lingkungan hidup. "Ini masuk dalam target pembangunan Jawa Timur periode 2019-2024," tandas dia. Mengawal agar aliran Bengawan Solo bisa bermanfaat bagi masyarakat, lanjut Emil Dardak dibutuhkan pembangunan infrastruktur dengan keseimbangan ekonomi. Sehingga sejumlah perusahaan yang berada di sekitar DAS Bengawan Solo ikut menjaga potensi sungai terpanjang di pulau Jawa tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu