gerbang baru nusantara

Lilik Dorong Pemkot Surabaya Beri Kebijakan Lurah Terima Jasmas

Lilik Dorong Pemkot Surabaya Beri Kebijakan Lurah Terima Jasmas

Yuli Iksanti
Senin, 08 Maret 2021
Bagikan img img img img

Penyerapan Aspirasi Masyarakat tahap 1 bagi anggota DPRD provinsi Jatim yang berlangsung dari tanggal 1-8 Maret 2021, dilaksanakan oleh anggota DPRD provinsi Jatim Lilik Hendarwati di Balai RW Kalidami, Mojo Surabaya. Minggu (7/3/2021).

Dalam kesempatan tersebut Anggota fraksi Keadilan Bintang Nurani ini memaparkan kinerjanya selama menjadi anggota DPRD provinsi Jatim. Disamping itu, Anggota komisi C ini juga menampung berbagai keluhan dan masukkan dari masyarakat setempat.

"Saya mendorong pemimpin Surabaya yang sekarang, mengizinkan lurah untuk menanda tangani pokmas  yang membutuhkan bantuan jasmas provinsi. Karena masyarakat kita  butuh dana tersebut," terang Lilik.

"Bila masih tetap dengan kebijakkan melarang masuknya jasmas provinsi ke pokmas, maka hendaknya pemkot bisa menyelesaikan kebutuhan warganya dengan adil dan sejahtera," tandasnya.

"Termasuk menghidupkan kembali kelompok pemberdayaan ekonomi masyarakat yang sekarang terpuruk. Kasihan rakyat Surabaya, mereka masih  butuh makan, pendidikan gratis dan kesehatan gratis," sambung Lilik.

Lilik mengungkapkan dengan APBD mereka yang Rp10T harusnya sudah bisa menyelesaikan berbagai macam permasalahan kesejahteraan masyarakat Surabaya.

"Kalaupun belum, tolong jangan menutup peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan pokmas-pokmas dengan aturan larangan tanda tangan lurah sebagai persyaratannya.
Semoga pemimpin sekarang lebih bijak menyikapi keinginan masyarakat," lanjutnya.

"Terkait banjir dan jalan rusak, mohon juga mendapat perhatian. Jangan membuat drainase yang tak berujung, yang nampaknya ada selokan tapi ternyata  tak berujung. Alias hanya selokkan penampakkan tanpa fungsi. Karena setiap banjir warga masih terdampak," jelas Lilik.

"Mohon mendapat perhatian sisi Surabaya yang pinggiran juga, tidak sekedar pencitraan metropolis di tengah, tapi parah di pinggiran," pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu