gerbang baru nusantara

Artono Ajak Masyarakat Untuk Berwirausaha Ternak Kambing

Artono Ajak Masyarakat Untuk Berwirausaha Ternak Kambing

Panca Indra
Senin, 10 Mei 2021
Bagikan img img img img

Merosotnya perkonomian akibat pandemi covid-19 mengharuskan masyarakat untuk berwirausaha sendiri. Mengingat banyak pekerja yang ter-PHK karena produksi menurun. Oleh karena itu Artono mengajak masyarakat di Lumajang untuk beternak kambing

Untuk berwirausaha dibutuhkan modal besar sebagai biaya produksi dan promosi. Namun Anggota DPRD Jatim dapil V (Jember-Lumajang), Artono bukan mengajak masyarakat untuk berwirausaha produk, melainkan sebagai peternak kambing. Mengingat menjadi usahawan membutuhkan dana, dan tentunya akan kredit ke bank. "Kita tidak mengajak mereka untuk mengajukan pinjaman kita sangat riskan," ujar Artono saat serap aspirasi di Desa Mojosari Kecamatan Sumbersuko Lumajang, Minggu (9/5/2021).

Politisi asal PKS itu menegaskan, semua bisnis itu memiliki beresiko. Dimana usaha bisa beresiko berhasil jika produksinya jalan terus. Sebaliknya jika peminatnya sedikit, tentu risikonya produksi bisa berhenti.

Jika produksi berhenti, maka pelaku usaha itu kesulitan mengembalikan uang yang dipakai untuk modal. Sementara uang tersebut hasil pinjaman. "Kasihan mereka tak bisa mengembalikan," tuturnya.

Menurut Artono, tidak  bisa dipungkiri dengan adanya pandemi covid-19 juga menyebabkan usaha kecil menengah gulung tikar. Pelaku tidak bisa melakukan kegiatan usahanya karena beberapa tempat yang dijadikan sebagai tempat untuk melakukan kegiatan usaha sudah tutup, sekolahan tutup dan lainnya

"Mereka memang betul-betul mengalami kesulitan dari segi ekonomi. Untuk itu kami hadir menyemangati mereka memberi program supaya dimanfaatkan selama menghadapi pandemi ini," tuturnya.

Pria yang juga wakil Ketua Komis E DPRD Jatim itu menilai program yang paling tepat adalah peternakan kambing. Mengingat tidak membutuhkan dana besar. Peternakan yang digulirkan diyakini bisa memback up kebutuhan ekonomi masyarakat. "Kambing itu satu tahun bisa beranak dua kali. Satu kali beranak bisa dua anak jadi satu tahun bisa empat anak," paparnya.

Artono menjelaskan, untuk memulai peternakan, masyarakat bisa membuat sebuah kelompok yang dapat saling membantu, diantara untuk kelompok pengadaan pakannya dan perawatannya.

Pemerintahan Provinsi Jawa Timur, diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mengungkit ekonominya melalui program-program yang bisa diberikan kepada tanpa harus mengembalikan modal melalui dana hibah. "Insya Allah program kami ini bisa bermanfaat," pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu